“Saya ini meninggalkan Formula One untuk bisa menjalani lebih sedikit balapan! Tapi saya bisa sangat memahami pandangan Carmelo Ezpeleta (CEO Dorna) soal menambah balapan dan mengurangi uji coba. Gagasan itu bagus untuk olahraga ini,” ucap Rivolta, seperti dikutip dari GPOne, Senin (23/12/2019).
“Di lain sisi, ide menjalani dua hari saja dalam pekan balap sama sekali tak buruk. Bahkan saya sudah mengajukan ide ini kepada F1 10 tahun lalu, tapi ditolak mentah-mentah. Jujur saja, saya rasa kami (MotoGP) juga harus mempertimbangkannya,” lanjutnya.

“Tapi saya mencemaskan para rider muda, karena mereka pasti juga butuh lebih banyak waktu di trek. Mungkin dengan format berbeda kami bisa mempertimbangkannya. Menggelar balapan Moto3, Moto2, dan MotoGP dalam pekan balap yang sama sangatlah baik dan Anda bisa melihat masa depan.”
Baca Juga: Soal Kasus Doping, Iannone Diduga Terkontaminasi Makanan
“Kami tak ingin kehilangan hal ini. Saya rasa ini kunci penting olahraga ini, yakni melihat generasi muda berdatangan pada pekan balap yang sama. Tapi gelaran dua hari jelas merupakan poin yang sangat valid dan akan kami diskusikan secara internal,” tutup pria asal Italia itu.
(Fetra Hariandja)