LESMO – Manajer Tim Yamaha, Lin Jarvis, mengaku terkesan dengan keputusan Maverick Vinales yang memutuskan untuk tidak menggunakan perangkat baru milik Yamaha di MotoGP 2019 kemarin.
Meski sebelumnya sempat langkah tersebut sempat memunculkan pertanyaan, akan tetapi Jarvis memahami kalau ternyata Vinales enggan menggunakan perangkat baru sebab ingin fokus memaksimalkan potensi motornya.
Baca juga: Ada Faktor Quartararo yang Bikin Vinales Bangkit

“Masalah dengan suku cadang baru adalah Anda selalu memiliki kelebihan dan kekurangan pada saat yang sama. Jika Anda memiliki dua pembalap di tim, mereka tidak akan secara otomatis membuat keputusan yang sama pada saat yang sama,” ujar Jarvis, melansir dari laman Speedweek, Minggu (22/12/2019).
“Kasus Maverick adalah contoh yang baik: dia tidak menggunakan bagian-bagian itu karena pada saat itu dia benar-benar berusaha menemukan dirinya. Saya pikir dia melakukannya dengan sangat baik - dengan tidak mengganti motor dan alih-alih berfokus pada kelompoknya dan sarana yang dimilikinya,” tambahnya.

“Dia akhirnya berhasil meningkatkan konsistensi dan performa balapnya, dan finis ketiga di Kejuaraan Dunia. Pada akhirnya kami di sini untuk berlomba dan memenangkan perlombaan. Ini selalu merupakan kompromi ketika mencoba bagian-bagian baru,” tandasnya.
(Andika Pratama)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.