Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Rivola Dukung Pengurangan Sesi di Setiap Pekan Balapan MotoGP

Rivan Nasri Rachman , Jurnalis-Sabtu, 21 Desember 2019 |20:48 WIB
Rivola Dukung Pengurangan Sesi di Setiap Pekan Balapan MotoGP
CEO Aprilia Gresini, Massimo Rivola. (Foto: MotoGP)
A
A
A

FAENZA – Selama ini MotoGP selalu menghadirkan tiga sesi di setiap pekan balapannya. Seperti pada hari Jumat untuk melakukan dua kali sesi latihan bebas, lalu Sabtu ada dua sesi lanjutan latihan bebas serta ditambah kualifikasi, dan pada Minggunya barulah race sesungguhnya berlangsung.

Tiga sesi di setiap pekan balapan itu seperti sudah menjadi tradisi dan ciri khas dari MotoGP. Tak pernah ada yang mempermasalahkan hal tersebut. Namun, kali ini banyak tim yang justru mengusulkan pengurangan sesi di akhir pekan balapan tersebut.

Baca Juga: Jadwal MotoGP Mulai Ketat, Usul Pengurangan Sesi Balap Dinilai Jadi Solusi Jitu

Para pembalap MotoGP asal Italia

Jadi, nantinya MotoGP hanya melakukan dua sesi saja, yakni Sabtu dan Minggu disetiap pekan balapan berlangsung. Usul tersebut tercetus karena jadwal balapan MotoGP sudah semakin ketat. Pada musim 2020 saja ada 20 seri balapan yang bakal dilangsungkan. Angka tersebut bisa terus bertambah menjadi 22 seri ketika 2021 nanti.

Usul pengurangan sesi di setiap pekan balapan pun sangat didukung oleh CEO Tim Aprilia Gresini, yakni Massimo Rivola. Menurutnya, pengurangan tersebut bisa sangat membantu para pembalap agar tidak terlalu terbebani dengan ketatnya jadwal balapan MotoGP.

Akan tetapi, Rivola merasa usul tersebut harus dibicarakan lebih lanjut agar bisa berjalan dengan sempurna. Namun, secara keseluruhan mantan Direktur Olahraga Formula One (F1) itu sangat mendukung balapan hanya berlangsung Sabtu dan Minggu saja.

“Ide tentang balapan dua hari pada akhir pekan tidak terlalu buruk sama sekali. Bahkan saya mengusulkan itu sepuluh tahun lalu di F1, tetapi jelas itu ditolak. Sejujurnya saya pikir kami harus memikirkannya,” terang Rivola, melansir dari Crash, Sabtu (21/12/2019).

Para pembalap MotoGP

“Konsepnya jauh dari sempurna, dengan tidak cukup waktu di siang hari untuk menekan program multi-kelas saat ini menjadi hanya dua hari, kecuali waktu ketika sesi berlangsung dikurangi. Tapi (akhir pekan balapan menjadi dua hari) adalah poin yang sangat valid dan kami akan mulai membahas secara internal,” pungkasnya.

(Fetra Hariandja)

Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement