nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tak Penuhi Target PBSI, Beberapa Pemain Senior Alami Degradasi

Bagas Abdiel, Jurnalis · Sabtu 21 Desember 2019 02:20 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 12 20 40 2144499 tak-penuhi-target-pbsi-beberapa-pemain-senior-alami-degradasi-UKByoDXwiH.jpg Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta (Foto: PBSI)

JAKARTA – Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI), telah mengumumkan skuad resmi pelatnas pada 2020. Melalui laman resminya, Jumat 20 Desember 2019 malam WIB, PBSI menentukan sebanyak 105 pemain yang akan terbagi dalam dua kelompok yakni utama dan pratama.

Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan dan Prestasi (Binpres) PBSI, Susy Susanti, pun membenarkan bahwa pelatnas Cipayung lebih memfokuskan diri dalam pengembangan pemain muda. Karena itu, dalam daftar pemain pelatnas PBSI pada 2020, beberapa pemain senior yang tak mampu memenuhi target pada 2019 mengalami degradasi.

Berry Angriawan/Hardianto (Foto: PBSI)

Salah satu yang paling mencolok adalah ganda putri Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta dan ganda putra Berry Angriawan/Hardianto. Kedua pasangan yang seakan meredup selama 2019, tak terdaftar dalam nama skuad pelatnas PBSI 2020.

Baca juga PBSI Umumkan Skuad Pelatnas 2020, Ada Nama Ahsan/Hendra

Meski begitu, Susy mengatakan ada beberapa pemain yang sudah resmi mengundurkan diri dari pelatnas dan ingin berkarier profesional. Sebut saja, seperti tunggal putra Ihsan Maulana Mustofa dan penggawa ganda putri Jauza Fadhilah Sugiarto yang telah menyatakan mundur dari pelatnas pada bulan lalu.

“Ada beberapa pemain senior yang mengundurkan diri karena tidak mampu bersaing dan tidak memenuhi target dari PBSI. Mereka ingin berkarir secara profesional di luar pelatnas,” ungkap Susy, mengutip dari laman resmi PBSI, Sabtu (21/12/2019).

Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta (Foto: PBSI)

Sementara di nomor lain seperti ganda campuran juga ada beberapa nama pemain senior yang tak masuk dalam skuad pelatnas PBSI. Sebut saja seperti Alfian Eko Prasetya, Ronald Alexander, dan Annisa Saufika.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini