nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bahan Bakar Mobil Leclerc Bikin Ferrari Didenda Rp780 Juta

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Kamis 05 Desember 2019 01:09 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 12 04 37 2138063 bahan-bakar-mobil-leclerc-bikin-ferrari-didenda-rp780-juta-nimSgPUPAL.jpg Mobil Charles Leclerc kedapatan diisi bahan bakar tanpa sepengetahuan FIA (Foto: Scuderia Ferrari)

ABU DHABI – Scuderia Ferrari harus membayar denda senilai 50 ribu Euro (setara Rp780 juta) gara-gara dianggap melanggar aturan soal bahan bakar mobil pada Formula One (F1) GP Abu Dhabi 2019. Prinsipal Tim, Mattia Binotto, mengklaim sudah memeriksa setidaknya 10 kali takaran bahan bakar di mobil nomor 16 milik Charles Leclerc sepanjang musim ini.

Sekadar informasi, tim yang berbasis di Maranello itu diduga melakukan pelanggaran terkait jumlah bahan bakar di mobil. Setiap tim diminta untuk memberitahu Federasi Balap Mobil (FIA) mengenai berapa jumlah bahan bakar di dalam mobil selambatnya 2 jam sebelum lomba.

Mobil Charles Leclerc diketahui menambah bahan bakar tanpa sepengetahuan FIA (Foto: Scuderia Ferrari)

Baca juga: Leclerc Akui Ferrari Tak Cukup Cepat di Abu Dhabi

Saat dilakukan pengecekan jelang balapan F1 GP Abu Dhabi 2019 akhir pekan lalu, Scuderia Ferrari tertangkap tangan menambah 4,88 kilogram (kg) bahan bakar dari yang dilaporkan ke FIA. Walau Leclerc lolos dari diskualifikasi, tim berkelir merah itu dikenai denda sebesar 50 ribu Euro.

“Anda diberi batasan konsumsi bahan bakar 110 kg setiap balapan yang bisa diukur dari meteran di mobil atau melihat injektor atau ketika menimbang berat mobil. Setiap tim diwajibkan menimbang mobil di awal dan akhir balapan,” tutur Mattia Binotto, dikutip dari Crash, Kamis (5/12/2019).

“Dari situ bisa terlihat berapa banyak yang dikonsumsi, serta berapa jumlah yang ada di tangki saat memulai balapan. FIA terkadang mengecek mobil meski sudah diberi tahu meski dengan persetujuan. Itu adalah prosedur yang sering kami lakukan dan bukan pertama kalinya musim ini. Sepertinya kami sudah mengecek paling tidak 10 kali sepanjang musim ini,” sambung pria berusia 50 tahun itu.

Mattia Binotto mengklaim Scuderia Ferrari sudah menjalankan aturan dengan baik (Foto: Scuderia Ferrari)

Dugaan pelanggaran soal bahan bakar di mobil Scuderia Ferrari sudah merebak sejak F1 GP Amerika Serikat 2019 pada pertengahan November. Sebab, Red Bull Racing meminta FIA untuk memeriksa adanya keanehan pada aroma bahan bakar Ferrari meski tidak ditemukan adanya pelanggaran.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini