“Cal mencoba lebih banyak sasis dibandingkan Marc. Biasanya, kami sengaja memintanya untuk memakai sasis baru karena dia lebih berpengalaman. Kami akan mencoba membangun motor yang lebih mudah dikendarai, tetapi saya tidak yakin akan lebih cepat. Dengan motor Honda, pembalap harus berjuang keras dan karena itu lah mereka dibayar,” papar Takeo Yokoyama, dikutip dari Corse di Moto, Minggu (1/12/2019).
“Tahun ini kami memang mengalami banyak masalah dan kami sadar sudah mengorbankan banyak hal karena tujuan utama pengembangan motor 2019 adalah tenaga mesin. Sekarang, kami akan mengubah lagi pengorbanan tersebut, tentu saja tanpa menghilangkan unsur tenaga motor,” imbuhnya.

Motor RC213V edisi 2019 memang mengantarkan Marc Marquez sebagai juara dunia. Honda pun mampu mengawinkan tiga gelar juara dunia di kategori berbeda. Namun, jika dikerucutkan, sumbangsih The Baby Alien terlalu besar karena tiga pembalap lainnya, yaitu Jorge Lorenzo, Takaaki Nakagami, dan Cal Crutchlow, tidak mampu menyumbang hasil yang konsisten layaknya Marquez.
(Djanti Virantika)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.