Miller pun merasa jika semua sarannya itu tak dipertimbangkan dan pihak MotoGP tetap berusaha untuk mempertahankan jadwal yang seperti biasanya, maka ia yakin balapan tahun depan akan benar-benar kelelahan. Jika itu terjadi, Miller hanya takut para pembalap menjadi jenuh dengan kompetisi tersebut,
“Kami memiliki istirahat yang pendek, mungkin hanya sebulan-sebulan saja. Ketika Anda sedang mengisi ulang energi Anda, Anda ternyata sudah mulai berkeliling dunia lagi dan berlatih lagi, semua hal itu sungguh sangat menjenuhkan,” tutur Miller, dilansir dari Tuttomotoriweb, Minggu (24/11/2019).

“Akan sangat menyenangkan jika memiliki waktu sebentar untuk berhenti, tidak harus naik pesawat selama beberapa minggu. Karena dengan semakin banyaknya balapan, maka kompetisi akan semakin lama. Jadi, mereka (pihak MotoGP) harus melakukan sesuatu,” tutupnya.
(Rivan Nasri Rachman)