nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Rossi Sayangkan Keputusan Lorenzo Pensiun dari MotoGP

Djanti Virantika, Jurnalis · Jum'at 15 November 2019 11:21 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 11 15 38 2130190 rossi-sayangkan-keputusan-lorenzo-pensiun-dari-motogp-18EkKwP1Wi.jpg Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo saat sama-sama memperkuat Yamaha. (Foto: AFP)

VALENCIA – Pembalap Tim Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, menyayangkan keputusan Jorge Lorenzo untuk mengakhiri karier balapnya di pentas MotoGP. Sebab, Lorenzo dinilai telah menjadi salah satu pembalap penting di dunia MotoGP saat ini.

Por Fuera –julukan Lorenzo– memang telah secara resmi mengumumkan untuk pensiun dari MotoGP. Pengumuman disampaikan langsung oleh sang pembalap dalam konferensi pers yang digelar pada Kamis 14 November 2019 malam WIB.

BACA JUGA: Pensiun dari MotoGP, Ini Pencapaian Jorge Lorenzo

Rossi pun mengomentari keputusan Lorenzo untuk pensiun. Ia menilai ajang balap MotoGP telah kehilangan salah satu sosok penting pada musim depan. Sebab, pembalap asal Spanyol itu telah mewarnai persaingan di ajang MotoGP selama bertahun-tahun.

Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi

Bagi Rossi sendiri, Lorenzo merupakan salah satu rival terberatnya. Banyak momen penting yang diukirnya bersama Lorenzo, baik saat menjadi rekan setim ataupun ketika sudah tak bernaung di tim yang berbeda. Kini, The Doctor –julukan Rossi– hanya bisa mendoakan yang terbaik untuk Lorenzo.

"Jorge (Lorenzo) tentu saja salah satu pembalap terpenting di MotoGP pada era modern. Saya percaya kami kehilangan bagian penting dari olahraga kami dengannya. Dia adalah juara yang hebat. Dia sering membuat saya terkesan dengan kecepatan dan konsentrasinya. Ketika dia datang ke MotoGP, dia sangat kuat sejak awal,” ujar Rossi, sebagaimana dikutip dari Speedweek, Jumat (15/11/2019).

Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi

“Dari 2008, itu lebih dari 10 tahun. Kami telah menjadi rekan satu tim selama bertahun-tahun dan berbagi lubang selama bertahun-tahun. Dia adalah salah satu rival terbesar dalam karier saya. Saya pikir kami telah melakukan beberapa balapan terbaik dalam sejarah saya. Sayang sekali, dia harus berhenti. Tapi, dia baik-baik saja, secara fisik baik-baik saja, dan saya berharap dia beruntung untuk masa depan,” tukasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini