nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Alex Marquez Bangga Punya Kakak Seorang Juara Dunia MotoGP

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Senin 11 November 2019 05:47 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 11 11 38 2128138 alex-marquez-bangga-punya-kakak-seorang-juara-dunia-motogp-cHQjui9cHX.jpg Alex Marquez bangga punya kakak seorang juara dunia (Foto: Twitter/MotoGP)

CERVERA – Gelar juara dunia Moto2 2019 tidak lantas menghentikan tudingan kepada Alex Marquez kalau dirinya hanya mendompleng nama besar sang kakak. Pembalap Tim Marc VDS itu mengaku tidak masalah dengan tudingan dari pihak luar dan malah bangga punya kakak seorang juara dunia dalam diri Marc Marquez.

Alex Marquez sendiri sudah membuktikan kapasitasnya dengan dua gelar juara dunia pada dua kelas berbeda. Pembalap bernomor motor 73 itu sebelumnya menjadi juara dunia Moto3 pada 2014 dan kini resmi menyandang titel juara dunia Moto2 2019.

Alex Marquez merayakan gelar juara bersama sang kakak (Foto: Twitter/Marc Marquez)

Baca juga: Juarai Moto2 2019 Bukti Alex Tak Hanya Dompleng Nama Besar Marquez

Pria berkebangsaan Spanyol itu berjanji untuk terus berjuang keras mewujudkan mimpinya. Alex tidak mau banyak memikirkan omongan orang lain. Ia juga tidak mau naik ke kelas MotoGP hanya dengan modal nama keluarga Marquez atau karena pengaruh kakaknya.

“Saya akan terus bekerja keras dan berjuang untuk impian. Saya tidak pernah memikirkan apa yang dikatakan orang-orang, saya hanya ingin terus meningkatkan diri,” tutur Alex Marquez saat merayakan gelar juara dunia di kampung halamannya, dilansir dari Paddock GP, Senin (11/11/2019).

“Saya sangat bangga menjadi adik dari seorang juara dunia delapan kali. Pekan depan saya akan pergi ke Valencia dan berusaha memenangi balapan serta memulai persiapan untuk musim depan,” sambung pria berusia 23 tahun tersebut.

Alex Marquez ingin naik kelas ke MotoGP karena usaha sendiri (Foto: MotoGP)

Pembalap bertinggi badan 180 sentimeter (cm) itu sudah memastikan akan bertahan di Moto2 bersama Tim Marc VDS. Pilihan tersebut diambil karena kursi di tim-tim yang berlaga di MotoGP 2020 sudah terisi penuh. Ia membidik satu kursi pada MotoGP 2021 di saat kontrak sebagian besar pembalap akan habis.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini