MADRID – Pembalap Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales, memiliki rasa percaya diri yang cukup tinggi dengan kecepatan motor YZR-M1 yang ditungganginya. Pasalnya, kecepatan motor Yamaha sekarang mampu membuat Vinales bersaing di jajaran depan dalam balapan.
Dalam tujuh seri balapan terakhir, tercatat Vinales mampu empat kali meraih posisi podium dengan menyabet satu kemenangan di antaranya. Vinales sebenarnya bisa saja mendapatkan lima podium seandainya ia tidak terjatuh di MotoGP Australia 2019.
Baca juga: Marquez Tidak Akan Bosan Catatkan Kemenangan Bersama Honda

Pada balapan di Sirkuit Phillip Island tersebut, Vinales sebenarnya menempati posisi terdepan untuk waktu yang lama. Sayangnya, di dua lap terakhir ia disalip oleh pembalap Repsol Honda, Marc Marquez. Kondisi tersebut sontak membuat Vinales tidak senang.
Itulah mengapa pada lap terakhir Vinales sangat memaksakan diri untuk menyalip Marquez. Ia bahkan memasuki tikungan tanpa mengerem. Akan tetapi, hal itu justru membuat Vinales mendapat petaka, lantaran dirinya tergelincir dan tak bisa menyelesaikan balapan.
“Ada beberapa balapan di mana kami hanya berjarak 0,5 atau 1 detik dari kemenangan, tetapi saya tidak bisa menyerang. Itu agak membuat saya frustrasi karena saya merasa bahwa saya memiliki banyak potensi untuk 10 lap terakhir. Tapi saya bisa tidak mendorong," tutur Vinales, melansir dari Speedweek, Jumat (8/11/2019).

“Di Australia, saya tahu itu adalah lintasan saya, saya mendorong sejak awal. Tetapi Marc sangat pandai dan tetap berada di slipstream,” tukas pembalap berjuluk The Top Gun itu.
(Andika Pratama)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.