Morbidelli Puas Asapi Quartararo di MotoGP Malaysia 2019

Djanti Virantika, Jurnalis · Senin 04 November 2019 16:42 WIB
https: img.okezone.com content 2019 11 04 38 2125578 morbidelli-puas-asapi-quartararo-di-motogp-malaysia-2019-YJrSJf781B.jpg Fabio Quartararo dan Franco Morbidelli. (Foto: Twitter Petronas Yamaha SRT)

SELANGOR – Pembalap Tim Petronas Yamaha SRT, Franco Morbidelli, berhasil menempati posisi yang lebih apik dari rekan setimnya, Fabio Quartararo, di MotoGP Malaysia 2019. Hasil ini pun disambut gembira karena Quartararo sendiri diketahui berhasil menyuguhkan begitu apik sejak sesi latihan bebas.

Quartararo memang berhasil menunjukkan penampilan gemilang di gelaran MotoGP Malaysia 2019. Ia tampil apik sejak sesi latihan bebas hingga kualifikasi. Alhasil, pembalap asal Prancis itu pun dapat menyegel pole position di grid dalam MotoGP Malaysia 2019.

BACA JUGA: Morbidelli Yakin Mampu Samakan Kecepatan Marquez di Lintasan Lurus

Sayangnya, posisi yang menguntungkan ini tidak dapat dimanfaatkan dengan baik oleh Quartararo. Sejak awal perlombaan, posisinya telah merosot ke belakang. Ia tak bisa bersaing untuk memperebutkan podium, apalagi kemenangan.

Franco Morbidelli

Pada lap ke-17, Quartararo pun sempat bersaing ketat dengan Morbidelli untuk memperebutkan posisi keenam. Duo pembalap Petronas Yamaha SRT ini saling salip. Tetapi, Morbidelli akhirnya dapat memenangkan duel tersebut dan menyelesaikan balapan di urutan keenam, sementara rekan setimnya harus puas hanya bertengger di urutan ketujuh.

Hasil tersebut tentu saja membuat Morbidelli merasa bahagia karena menyadari Quartararo telah menjadi rival terberatnya dan pembalap lain di sepanjang musim ini. Musim debut pembalap berusia 20 tahun itu di kelas MotoGP berjalan begitu mulus. Ia bahkan bisa terus bersaing memperebutkan podium sehingga sejauh ini telah mengoleksi enam podium.

Franco Morbidelli dan Fabio Quartararo

“Saya memulai dengan sangat baik dengan langkah yang luar biasa. Saya sangat senang, itu adalah perlombaan yang spesial. Pada akhirnya, saya memutuskan untuk menjaga kecepatan yang saya ambil dan membawa motor ke garis finis, mencoba menjadi motor independen pertama. Itu bagus, karena Quartararo tiba di suatu titik dan kami bertarung. Saya senang bisa mengalahkannya,” ujar Morbidelli, sebagaimana dikutip dari Tutto Motori Web, Senin (4/11/2019).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini