"Itu (peluang memecah rekor poin terbanyak) tidak akan mengubah strategi saya. Bahkan, pertarungan gelar takkan mengubah strategi saya, itu akan tetap sama. Benar, saya bisa mencetak poin lebih banyak daripada siapa pun dalam 18 balapan, tapi itu rekor yang hanya akan diingat jika seseorang mematahkannya,” ujar Marquez, sebagaimana dikutip dari Speedweek, Kamis (31/10/2019).

"Itu sebabnya, saya tidak begitu peduli. Saya akan pergi bekerja dengan sikap yang sama seperti biasa dan mencoba menyelesaikan dua balapan terakhir di podium. Tentu saja, tujuan saya adalah untuk mendapatkan kemenangan. Tetapi, lawan kami akan menjawab pertanyaan selama akhir pekan, apakah ini mungkin atau tidak,” tukasnya.
(Djanti Virantika)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.