nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Marquez Ingin Hapus Kutukan Gelar Juara Dunia di MotoGP Jepang 2019

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Kamis 10 Oktober 2019 09:19 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 10 10 38 2115001 marquez-ingin-hapus-kutukan-gelar-juara-dunia-di-motogp-jepang-2019-960qlGcved.jpg Marc Marquez mengaku punya kutukan setelah memastikan gelar juara dunia (Foto: Honda Racing Corporation)

MADRID – Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, tidak memasang target besar pada balapan berikutnya di MotoGP Jepang 2019, setelah memastikan diri menjadi juara dunia akhir pekan lalu. The Baby Alien hanya ingin menyelesaikan lomba di Sirkuit Motegi, pada 13 Oktober mendatang.

Sebagaimana diketahui, Marc Marquez berhasil menyegel gelar juara dunia 2019 setelah memenangi MotoGP Thailand di Chang International Circuit, Buriram. Selisih 110 poin dengan Andrea Dovizioso sudah tidak mungkin terkejar di empat seri tersisa yang menyediakan angka maksimal 100.

Marc Marquez memastikan gelar juara dunia MotoGP 2019 di seri Thailand (Foto: Honda Racing Corporation)

Baca juga: Diyakini Bisa Lewati Rekor Agostini, Ini Tanggapan Marquez

Meski sudah pasti menjadi juara dunia, Marc Marquez enggan membalap dengan santai. Ia masih punya misi lainnya, yakni membantu Repsol Honda menjadi juara di kategori tim. Selain itu, pembalap berusia 26 tahun tersebut ingin menghapus kutukan setelah memastikan diri sebagai juara dunia.

“Tujuan pertama saya di Jepang adalah mencoba untuk menyelesaikan balapan, karena setelah menjadi juara dunia, saya setiap tahun terjatuh di balapan berikutnya,” ujar Marc Marquez, dinukil dari laman resmi Honda Racing Corporation, Kamis (10/10/2019).

“Saya sudah mengatakan di Aragon bahwa tujuan utama adalah tetap finis di podium pada semua balapan tersisa. Harus diingat juga ada kategori konstruktor dan tim. Kami masih berselisih 19 poin dengan Tim Ducati di klasemen,” imbuh pembalap bernomor motor 93 itu.

Marc Marquez mengklaim punya rekor buruk pada seri setelah memastikan diri sebagai juara dunia (Foto: MotoGP)

Marc Marquez memang tidak asal bicara. Ia seakan terkena kutukan untuk gagal finis di balapan berikutnya setelah memastikan gelar juara, setidaknya pada dua kesempatan berbeda. Usai memastikan diri juara dunia 2014 di Jepang, ia gagal finis di seri berikutnya, Australia. Siklus itu kembali terjadi pada 2016, setelah juara di Negeri Matahari Terbit, Marquez kembali tidak finis di Sirkuit Phillip Island.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini