nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cedera Bahu di Awal Musim 2019 Buat Marquez Pusing

Andika Pratama, Jurnalis · Rabu 09 Oktober 2019 20:11 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 10 09 38 2114922 cedera-bahu-di-awal-musim-2019-buat-marquez-pusing-EQwAgRNYYX.jpg Marc Marquez (Foto: MotoGP)

AALST – Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, telah menjadi juara MotoGP 2019. Kemenangan Marquez pada MotoGP Thailand 2019 yang berlangsung di Sirkuit Buriram, Minggu 6 Oktober 2019, siang WIB, memastikan torehan 325 poin miliknya tak akan lagi bisa terkejar Andrea Dovizioso (Mission Winnow Ducati).

Kendati musim ini tampak berjalan luar biasa bagi Marquez tetapi persiapan yang ia lakukan pada musim dingin ternyata tak sempurna. Cedera bahu yang diderita Marquez membuat ia pusing karena tak dapat berlatih untuk menyambut MotoGP 2019.

Marc Marquez (Foto: MotoGP)

Cedera bahu itu adalah sisa dari perjuangan Marquez pada musim lalu untuk menjadi juara dunia MotoGP. Kendati demikian, sepanjang musim lalu tak ada keluhan dari Marquez soal cederanya hingga kejuaraan selesai. Agar cedera tak semakin parah maka operasi pun harus dilakukan.

BACA JUGA: MotoGP 2019 Tidak Sempurna untuk Marquez

Marquez melakukan operasi bahu pada musim dingin supaya bisa memulai MotoGP 2019 dengan kondisi fit 100%. Akan tetapi, Marquez justru sedikit pusing saat menjalani masa pemulihan setelah operasi karena tak dapat melakukan hobinya yakni mengendarai motor.

Marquez bahkan tak terlalu maksimal dalam mempersiapkan diri menyambut musim ini. Akan tetapi, segala kendala itu tak membuat performa Marquez jeblok musim ini. Sebaliknya Marquez tampil perkasa dengan mengoleksi 14 podium dari 15 balapan yang sembilan di antaranya berbuah kemenangan. Rentetan hasil positif itu membuat Marquez pantas menjadi juara dunia MotoGP 2019.

Marc Marquez (Foto: MotoGP)

“Jelas bahwa dalam kehidupan seorang atlet ada masa-masa sulit dan indah seperti ini. Situasi rumit adalah apa yang membuat Anda kuat dan musim dingin ini adalah salah satu yang paling sulit dalam karier saya karena tidak bisa melakukan apa yang paling saya sukai di dunia yakni mengendarai motor,” ujar Marquez, seperti yang dilansir dari laman resmi Honda, Rabu (9/10/2019).

“Saya tidak bisa berlatih karena harus operasi tetapi saya mengatasinya dengan bantuan semua orang yang memberikan dukungan. Saya tiba di balapan pertama mungkin dalam kondisi tidak sepenuhnya fit tetapi dengan mengakhirinya dengan cara terbaik (finis di posisi dua). Anda selalu berpikir bahwa semua pekerjaan itu harus mendapat imbalan. Begitu Anda mulai dan Anda melihat hasilnya, itu memberi Anda lebih banyak kekuatan,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini