nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Lorenzo Tak Pede Berbelok dengan Motor Honda

Andika Pratama, Jurnalis · Rabu 09 Oktober 2019 18:47 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 10 09 38 2114875 lorenzo-tak-pede-berbelok-dengan-motor-honda-jJ9dmYvuUQ.jpg Jorge Lorenzo (Foto: MotoGP)

AALST – Pembalap Repsol Honda, Jorge Lorenzo, mengakhiri MotoGP Thailand 2019 di posisi 18 pada akhir pekan lalu. Hasil itu semakin memperburuk catatan Lorenzo musim ini yang tak pernah masuk posisi 10 besar. Lorenzo dapat dikatakan gagal pada musim perdananya dengan Honda.

Catatan terbaik yang ditorehkan Por Fuera –julukan Lorenzo– adalah finis di posisi 11 pada MotoGP Argentina 2019. Lorenzo belum nyaman dengan motor Honda, RC2123V, sehingga kesulitan untuk unjuk gigi pada setiap balapan.

Pembalap berpaspor Spanyol itu mengaku kurang percaya diri saat mengendarai RC213V di tikungan. Hal tersebut berpengaruh besar pada penampilan Lorenzo secara keseluruhan. Pasalnya, tikungan adalah tempat yang paling memungkinkan bagi pembalap untuk menyalip lawannya.

Jorge Lorenzo (Foto: MotoGP)

Andaikan ada keraguan di tikungan maka sang pembalap akan mudah dilewati lawan atau tak dapat menaikkan posisinya jadi lebih baik. Patut disayangkan, Lorenzo yang mengoleksi tiga gelar juara dunia MotoGP mengalami itu dengan RC213V.

BACA JUGA: Musim Debut di Honda Gagal, Lorenzo: Itu Salah Saya!

Kendati demikian, RC213V tidaklah motor yang buruk karena buktinya rekan setim Lorenzo, Marc Marquez, mampu menjadi juara dunia MotoGP 2019. Lorenzo menyatakan Marquez mampu menutupi kekurangan RC213V sedangkan ia serta Cal Crutchlow (LCR Honda) tidak.

Jorge Lorenzo (Foto: MotoGP)

“Tidak hanya ada satu alasan (yang buat Lorenzo tampil buruk musim ini). Masalahnya adalah masalah baru, yang tidak membuat saya percaya diri di tikungan. Itu lebih cepat di lurus tetapi saya lebih lambat secara umum,” ujar Lorenzo, seperti yang dilansir dari Motorsport, Rabu (9/10/2019).

“Saya menawarkan saran saya tetapi itu mungkin sudah terlambat, karena niat Honda adalah untuk melanjutkan dengan mesin yang telah mereka buat. Marc (Marquez) mampu beradaptasi dan menemukan cara untuk mengatasi defisit itu, sementara Crutchlow serta saya menderita lebih daripada jika kami menggunakan yang lama,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini