Bobby Petik Pelajaran Berharga dari Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis Junior 2019

Djanti Virantika, Jurnalis · Selasa 08 Oktober 2019 11:10 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 10 08 40 2114171 bobby-petik-pelajaran-berharga-dari-kejuaraan-dunia-bulu-tangkis-junior-2019-EKd7QwYbnM.jpg Bobby Setiabudi. (Foto: Laman PBSI)

KAZAN – Tunggal putra Indonesia, Bobby Setiabudi, memetik pelajaran berharga dari Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis Junior 2019. Pelajaran tersebut muncul dari laga final beregu Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis Junior 2019.

Bobby memang turut berlaga dalam pertandingan babak pamungkas tersebut. Ia turun di partai ketiga yang menjadi penentuan karena Indonesia tengah unggul 2-0 atas China kala itu. Bobby sendiri sejatinya berhasil tampil apik hingga kemenangan tampak sudah di depan mata.

BACA JUGA: Ini Persiapan Aisyah Jelang Lakoni Babak Kedua Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis Junior 2019

Tetapi, peluang emas tersebut gagal dimanfaatkan dengan baik oleh Bobby karena berhasil terkejar kala kedudukan tengah match point dengan skor 20-16. Ricvalnya, Liu Liang, dapat mengejar dan akhirnya mengklaim kemenangan dengan skor dengan skor 21-17, 17-21, 22-20.

Bobby Setiabudi

Beruntung, Indonesia tetap dapat mengklaim gelar juara setelah menang di partai keempat lewat aksi Putri Syaikah/Febriana Dwipuji Kusuma. Putri/Febriana berhasil menumbangkan ganda putri China, Li Yin Jing/Tan Ning, dengan skor 16-21, 25-23, 21-13.

Bobby mengaku langsung mengintrospeksi diri setelah kalah dalam laga tersebut. Hal ini dilakukan agar tak lagi melakukan kesalahan yang sama dalam penampilan-penampilan selanjutnya. Kini, ia pun fokus ke pertandingan perorangan.

Bobby Setiabudi

"Memang pengalaman yang bagus buat saya, enggak boleh lengah. Memang rasanya menyesal sekali, karena sudah dua kali kejadian begini, waktu di AJC (Asia Junior Championships 2019) juga begitu. Saya turun di partai penentuan, tapi kalah. Harusnya juara, malah tambah partai lagi. Waktu itu sudah 18-18, langsung blank dan kalah," ujar Bobby, sebagaimana dikutip dari laman resmi PBSI, Selasa (8/10/2019).

"Tapi, kami akhirnya bisa juara, rasanya agak sedikit lega. Saya enggak down dan memang seharusnya enggak boleh down, kan masih ada pertandingan perorangan. Tim menyemangati saya dan mengatakan untuk fight lagi, kan kami sudah ada modal jadi juara di beregu, seharusnya lebih semangat di perorangan," tukasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini