nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Indonesia Juara Piala Suhandinata 2019, Susy: Kami Belajar dari Pengalaman

Bagas Abdiel, Jurnalis · Senin 07 Oktober 2019 03:13 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 10 07 40 2113600 indonesia-juara-piala-suhandinata-2019-susy-kami-belajar-dari-pengalaman-w2JkiOoSet.jpg Susy Susanti saat menerima trofi Piala Suhandinata 2019 (Foto: Laman resmi BWF)

KAZAN – Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PBSI, Susy Susanti, menilai keberhasilan Indonesia meraih trofi juara Piala Suhandinata 2019 tak lepas dari berbagai persiapan matang yang dilakukan para pemain dan tim.

Susy mengatakan persiapan para junior untuk tampil di ajang bergengsi tersebut membutuhkan waktu satu tahun. Peraih medali emas Olimpiade 1992 itu mengakui persiapan yang cukup lama tersebut memang difokuskan agar para junior tersbeut bisa meraih Piala Suhandinata yang belum pernah direbut oleh Indonesia.

Putri Syaikah/Febriani Dwipuji Kusuma (Foto: PBSI)

“Semua pemain telah berada di kamp pelatihan selama setahun untuk turnamen ini. Tahun ini kami memiliki pemain bagus di setiap kategori,” ungkap Susy, mengutip dari laman resmi BWF, Senin (7/10/2019).

Baca juga Susy Apresiasi Kinerja Tim Indonesia di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis Junior 2019

Bukan hanya persiapan matang saja, tetapi pengalaman-pengalaman berharga yang dimiliki para pemain juga menjadi kunci keberhasilan Indonesia merebut trofi juara. Salah satu pengalaman berharga yang didapat adalah ketika Indonesia kalah 2-3 dari Thailand di Final Kejuaraan Bulu Tangkis Junior Asia 2019, walaupun sudah unggul 2-0.

Momen itu pun sejatinya nyaris saja terulang di Final Piala Suhandinata 2019 saat Indonesia menghadapi China. Setelah unggul 2-0 atas China, Indonesia harus kehilangan partai ketiga yang memainkan tunggal putra, yang menurunkan Bobby Setiabudi. Beruntung ganda putri, Putri Syaikah/Febriana Dwipuji Kusuma, mampu memperbaiki keadaan dan meraih kemenangan sekaligus mengantarkan Indonesia meraih trofi juara.

Putri Kusuma Wardani (Foto: PBSI)

“Mereka juga belajar dari pengalaman sebelumnya saat mereka kalah di final Kejuaraan Bulu Tangkis Junior Asia 2019 (dari Thailand) setelah memimpin 2-0,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini