Momen itu pun sejatinya nyaris saja terulang di Final Piala Suhandinata 2019 saat Indonesia menghadapi China. Setelah unggul 2-0 atas China, Indonesia harus kehilangan partai ketiga yang memainkan tunggal putra, yang menurunkan Bobby Setiabudi. Beruntung ganda putri, Putri Syaikah/Febriana Dwipuji Kusuma, mampu memperbaiki keadaan dan meraih kemenangan sekaligus mengantarkan Indonesia meraih trofi juara.

“Mereka juga belajar dari pengalaman sebelumnya saat mereka kalah di final Kejuaraan Bulu Tangkis Junior Asia 2019 (dari Thailand) setelah memimpin 2-0,” pungkasnya.
(Fetra Hariandja)