“Saya benar-benar terkejut. Jorge adalah juara dunia MotoGP tiga kali bersama kami dan saya tahu persis kemampuannya. Sangat sedih melihatnya dalam beberapa balapan terakhir, sangat jauh dari baris depan,” tutur Lin Jarvis, dilansir dari GPOne, Minggu (29/9/2019).
“Dia benar-benar dalam masalah, selain fisik karena cedera-cederanya, tetapi juga takut untuk terjatuh kembali. Dia takut setelah kecelakaan terakhir dan terlihat tidak nyaman dengan motornya. Sangat sulit melihatnya dalam situasi seperti ini. Tentu saja, dia belum kehilangan talentanya, tetapi hanya kepercayaan diri,” imbuh pria berusia 61 tahun tersebut.

Jorge Lorenzo sendiri mengakui dirinya masih perlu memperbaiki banyak kekurangan sekaligus mempercepat adaptasi dengan motor RC213V. Pembalap berusia 32 tahun itu sesumbar bakal mendapatkan hasil yang lebih baik pada seri-seri Asia, yakni empat balapan ke depan sepanjang Oktober 2019.
(Fetra Hariandja)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.