“Di Ducati, Anda harus melakukannya sendiri. Marc adalah pembalap yang bagus. Namun, Ducati sudah pernah mencobanya dengan pembalap lain dan tidak bekerja dengan baik. Kembali ke 2007, Ducati menemukan pembalap muda dalam diri Casey Stoner yang harus menaklukkan motor bertenaga besar, tetapi tidak punya daya cengkeram,” urai Mick Doohan, dikutip dari Speedweek, Minggu (29/9/2019).
“Motor tidak bekerja dengan baik, tetapi lihat apa yang dilakukan Casey. Sekarang Anda melihat ada pembalap muda yang bagus dalam diri Fabio Quartararo. Menemukan bintang muda berikutnya adalah satu-satunya jalan. Fabio adalah contoh sempurna seorang pembalap yang berhasil mengeluarkan kemampuan terbaik dari motor,” imbuh juara dunia MotoGP (500 cc) lima kali itu.

Beberapa pembalap kawakan dan berpengalaman memang sudah dicoba oleh Ducati sepeninggal Casey Stoner pada akhir musim 2010. Mulai dari Valentino Rossi, Cal Crutchlow, almarhum Nicky Hayden, hingga Andrea Dovizioso, belum ada lagi yang bisa menyabet gelar juara dunia.
(Fetra Hariandja)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.