“Saya tidak yakin kami harus membuat semacam revolusi, yang kami butuhkan adalah meningkatkan semua aspek, karena kita tidak boleh lupa bahwa Ducati sedang melawan pembalap terkuat sepanjang sejarah yang juga diberkahi motor kuat,” tutur Danilo Petrucci, dilansir dari Marca, Kamis (26/9/2019).
“Meski menang melawan Marquez selalu sulit dilakukan, tetapi kami harus tetap meningkatkan kemampuan motor,” imbuh pembalap berusia 28 tahun itu.

Mengalahkan Marc Marquez di sisa musim 2019 memang nyaris mustahil bagi Ducati. Namun, mereka bisa segera mengalihkan fokus untuk MotoGP 2020 dan mengembangkan motor Desmosedici GP20 sesuai masukan dari Andrea Dovizioso dan Danilo Petrucci.
(Fetra Hariandja)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.