nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cara STB agar Grand Prix Season Singapore Berjalan Menarik Tiap Tahun

Ramdani Bur, Jurnalis · Selasa 24 September 2019 19:10 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 09 24 37 2108775 cara-stb-agar-grand-prix-season-singapore-berjalan-menarik-tiap-tahun-Zbn36r3cZ6.jpg Tampak dari atas Marina Bay Sands. (Foto: TIH)

SINGAPURA – Direktur Eksekutif Olahraga Singapore Tourism Board (STB), Jean Ng, menyebut timnya memiliki beragam acara agar Grand Prix Season Singapore (GPSS) selalu diminati wisatawan asing dari tahun ke tahun. Salah satu cara yang paling gres dilakukan STB adalah dengan menggelar precinct party (pesta kawasan) di empat lokasi berbeda.

Keempat lokasi yang dimaksud adalah Kampong Glam, Clarke Quay, Orchard Road dan Jewel Changi Airport. Ambil contoh di Kampong Glam. Ketika Okezone datang ke sana atas undangan STB pada Sabtu 21 Septembeer 2019, banner GPSS 2019 langsung terpampang di depan jalan Haji Lane.

Kampong Glam

(Banner GPSS 2019 berdiri tegak di Haji Lane)

Setelah berjalan beberapa meter saja, serangkaian hiburan langsung diterima Okezone dan tiga perwakilan lain dari Indonesia. Beberapa musisi lokal maupun internasional menunjukkan aksi mereka di sepanjang Haji Lane, demi menghibur pengujung yang sedang melintasi area tersebut.

Selain itu di area Sirkuit Marina Bay juga digelar sejumlah konser musik. Beberapa Grup DJ hingga band ternama manggung di sana. Sebut saja Swedish House Mafia pada Jumat 20 September 2019, Muse (Sabtu, 21 September 2019) dan Red Hot Chili Peppers (Minggu, 22 September 2019.

“Balapan Singapura menawarkan proposisi nilai yang luar biasa dan akan terus menjadi daya tarik yang kuat. Ini tetap menjadi balapan jalanan malam F1 pertama dan satu-satunya sirkuit jalanan Asia. Ini adalah salah satu balapan paling ditunggu-tunggu dalam kalender balap F1, dengan serangkaian konser dan program gaya hidup yang menarik di dalam dan di luar arena sirkuit yang melengkapi balapan,” kata Jean kepada Okezone, Selasa (24/9/2019).

“Tahun ini, kami telah memperluas kegembiraan balapan ke bagian lain Singapura dalam bentuk pesta-pesta lokal GPSS di Orchard Road, Jewel Changi Airport, Kampong Glam dan Clarke Quay. Ini memberi kesempatan baik bagi warga lokal maupun pengunjung untuk terlibat dengan penawaran wisata unik Singapura,” lanjut Jean.

Kampong Glam

STB memiliki tagline Passion Made Possible. Passion Made Possible merupakan slogan yang menghadirkan sikap dan pola pikir Singapura yang terdorong oleh passion, tekad dan semangat yang dinamis, dan upaya untuk mengejar kesempatan dan pembaruan.

Sebagai bagian dari peluncuran kampanye Passion Made Possible , STB memperkenalkan konsep Passion Tribe yang terdiri atas makanan (foodie), penggemar belanja (collector), penjelajah (explorer), pembentuk budaya (culture shaper), pegiat sosial (socializer) dan pemburu ketegangan (action seeker).

Dalam GPSS 2019, Singapura berharap dapat lebih menginspirasi para action seeker dan socializer untuk mewujudkan passion mereka. Hal itu melalui aktivitas olahraga unik dan hiburan penuh warna. Dengan jaraknya yang begitu dekat, wisatawan Indonesia dapat menikmati berbagai kegiatan bertema balapan dan pesta yang sudah disiapkan khusus di seluruh Singapura.

Di GPSS 2019, ada contoh kecil sosok yang berhasil mewujudkan passion mereka dengan datang ke Singapura. Pertama adalah pembalap atau drifter asal Indonesia, Akbar Rais. Dengan datang ke GPSS 2019, ia dapat mewujudkan passion action seeker yang dimiliki dengan menyaksikan F1 GP Singapura.

Kemudian, kedua adalah Karla Jasmina (Fashion Designer). Karla yang memiliki passion socializer dapat mewujudkan passion-nya dengan mengunjungi tempat wisata di Kampong Glam, Clarke Quay, Orchard Road dan banyak lagi.

Karla Jasmina

(Karla datang langsung ke GPSS 2019)

“GPSS punya sesuatu untuk ditawarkan kepada semua orang, tergantung pada passion mereka. Baik itu makanan, aksi atau acara sosial, program GPSS telah dirancang dengan hati-hati untuk memastikan bahwa konsumen akan menemukan sesuatu yang ingin mereka alami di samping acara balapan. Berbagai penawaran di berbagai sektor akan menarik bagi demografi konsumen yang berbeda, misalnya, keluarga, pasangan dan teman, yang ada di sini untuk acara balapan,” kata Jean.

Berkat serangkaian acara menarik yang disediakan, GPSS 2019 mencetak rekor penonton. Dalam tiga hari F1 GP Singapura yang berlangsung dari 20-22 September 2019, tercipta rekor penonton.

Dari tiga hari itu, jumlah penonton yang datang ke Sirkuit Jalan Raya Marina Bay mencapai 268 ribu. Hal itu merupakan yang tertinggi kedua di bawah edisi perdana pada 2008, yang mana menembus angka 300 ribu.

Berikut rata-rata jumlah penonton race F1 GP Singapura sejak 2008:

2008: 300.000

2009: 249.000

2010: 244.050

2011: 247.500

2012: 252.951

2013: 262.527

2014: 218.824

2015: 260.912

2016: 218.824

2017:260.400

2018: 263.000

2019: 268.000

1
3
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini