nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Thamrin Marzuki Buka Diklat dan PWN serta UKT High DAN 2019

Fetra Hariandja, Jurnalis · Kamis 19 September 2019 22:50 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 09 19 43 2107061 thamrin-marzuki-buka-diklat-dan-pwn-serta-ukt-high-dan-2019-GBWp2V2Wwo.jpg Thamrin Marzuki buka Diklat dan PWN serta UKT High DAN 2019 (Foto: Istimewa)

Terbukti IR Indonesia di beberapa event mendapat predikat wasit terbaik (the best Referee). Antara lain ketika kejuaraan Internasional di Napoli, yang waktu itu diraih oleh GM Ina Febriana Sari, Kejuaraan Asia di Vietnam yang diraih oleh Sabeumnim Irene Yosephine dan dan Open Turnamen Internasional kategori G1 di Korea yang diraih oleh Sabeumnim Irwan N.

Apresiasi Ketua Umum PBTI terkait dengan Predikat wasit terbaik itu penting untuk menjadi pemacu semangat para wasit. Menurut ketua Umum PBTI, keikutsertaan wasit Indonesia di event internasional dan sekaligus berpredikat yang terbaik dalam menjalankan tugas kompetensinya sebagai wasit, juga merupakan prestasi yang mengharumkan nama Indonesia di kancah Internasional.

Thamrin Marzuki juga berharap dengan predikat tersebut, tentu akan memacu dan memotivasi para wasit lainnya agar percaya diri dalam menjalankan tugas karena kompetensinya dalam menguasai aturan pertandingan. Oleh sebab itu Ketua Umum PBTI berpesan agar Bidang Binpres dan Diklatbang, yang membawa komisi perwasitan dan kepelatihan untuk terus melakukan sinergi pembinaan dan kompetensi para wasit Indonesia.

Thamrin Marzuki bersama atlet (Foto: Istimewa)

Bidang itulah yang mengkonstruksi karier para taekwondoin sebagai wasit. Dari level wasit daerah, wasit nasional hingga wasit Internasional. Dan Bagi wasit terbaik di setiap event-event yang digelar di tanah air, tentu akan menjadi catatan positif bagi PBTI kedepan untuk memacu sekaligus mendorong jumlah wasit internasional Indonesia nantinya.

Selain itu, dijelaskan Ketua Umum PBTI digelarnya DIklat dan Penyegaran wasit kali ini juga tidak terlepas dari akan dilaksanakannya gelaran Pra PON 2019 yang akan berlangsung di Indoor Stadium Serpong, Propinsi Banten 27–29 September 2019.

“Bekal diklat dan PWN ini akan menjadi salah satu kriteria bagi mereka yang nantinya akan bertugas di ajang empat tahunan menuju PON 2020 Papua tersebut," ujar Thamrin Marzuki.

Khusus mengenai Ujian High DAN, utamanya dari DAN 6 ke DAN 7, ini untuk yang pertama kali dilakukan oleh PBTI. Hal tersebut merupakan salah satu hasil dari kesepakatan PBTI dengan Kukkiwon yang memberikan kesempatan kepada para praktisi taekwondo Indonesia, untuk bisa melakukan ujian High DAN di Indonesia, tidak lagi harus ke Korea dengan biaya yang besar.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini