Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dua Sisi Pencapaian Imam Nahrawi sebagai Menpora

Bagas Abdiel , Jurnalis-Kamis, 19 September 2019 |00:24 WIB
Dua Sisi Pencapaian Imam Nahrawi sebagai Menpora
Imam Nahrawi (Foto: Kemenpora RI)
A
A
A

JAKARTA – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, menyandang status sebagai tersangka KPK karena dugaan kasus suap pemberian dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). Terlepas dari status tersebut, Imam memiliki kinerja yang baik dan buruk selama bertugas sebagai Menpora.

Sejumlah prestasi telah ia torehkan, begitu juga dengan berbagai kegagalan dalam masa tugasnya tersebut. Prestasi paling mencolok selama Menpora dipegang Imam adalah kembalinya tradisi emas Indonesia di ajang Olimpiade.

Imam Nahrawi (Foto: istimewa)

Pada gelaran Olimpiade 2016, Indonesia berhasil membawa pulang satu emas. Satu medali emas tersebut dipersembahkan pebulu tangkis Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir di nomor ganda campuran. Keberhasilan Tontowi/Liliyana pun menjadi pelepas dahaga setelah Olimpiade 2012, Indonesia nihil medali emas.

Baca juga Imam Nahrawi Sempat Bekukan PSSI, namun Royal soal Bonus

Pencapaian apik yang juga menjadi sorotan publik terkait Imam adalah terobosan terkait bonus. Ia terbilang loyal dalam memberikan bonus kepada para atlet yang berprestasi di internasional, hingga mengantongi bonus mencapai Rp5 miliar. Ia juga berhasil menyamaratakan bonus atlet berprestasi di Asian Games dan Asian Paragames 2018.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement