nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

3 Pembalap Resmi Tinggalkan Akademi VR46, Begini Reaksi Bagnaia

Ezha Herdanu, Jurnalis · Selasa 10 September 2019 15:35 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 09 10 38 2102932 3-pembalap-resmi-tinggalkan-akademi-vr46-begini-reaksi-bagnaia-r2dXQkmWsb.jpg Francesco Bagnaia (Foto: motogp.com)

BOLOGNA – Francesco Bagnaia memberikan komentar soal keputusan tiga rekannya, yakni Lorenzo Baldassarri, Nicolo Bulega, dan Dennis Foggia yang memilih untuk meninggalkan akademi balap VR46. Bagnaia mengaku heran dengan keputusan ketiga pembalap tersebut.

Sebagaimana diketahui, pertama kali dibentuk pada 2013 oleh pembalap senior di MotoGP, yakni Valentino Rossi. Sejak pertama kali dibentuk hingga kini, akademi balap VR46 pun telah menelurkan sejumlah pembalap muda berkualitas.

Lorenzo Baldassarri

Bahkan terdapat dua nama jebolan akademi VR46 yang kini telah berpartisipasi di kejuaraan dunia MotoGP. Kedua nama tersebut adalah Franco Morbidelli (Tim Petronas Yamaha SRT) serta Bagnaia (Pramac Ducati).

Baca Juga: Bagnaia Tak Sabar Segera Punya Motor yang Sama dengan Miller

Akan tetapi sebuah keputusan mengejutkan justru diambil oleh Baldassarri, Bulega, serta Foggia beberapa waktu lalu. Ya, ketiga pembalap tersebut memutuskan bakal cabut dari akademi balap VR46 pada akhir tahun ini.

Keputusan hengkangnya ketiga pembalap tersebut pun mendapatkan komentar dari Bagnaia. Pembalap berkebangsaan Italia tersbut mengaku heran dengan keputusan Baldassarri, Bulega, serta Foggia meninggalkan akademi balap VR46.

Francesco Bagnaia

“Saya tidak mengetahui dengan alasan mereka pergi dari sana, karena saya memilih untuk tetap bertahan di akademi dan saya mempunyai kehidupan yang baik,” ucap Bagnaia, seperti disadur dari GPOne, Selasa (10/9/2019).

Baca Juga: Performa Tak Konsisten, Bagnaia Akui Kesulitan Cari Referensi

“Akademi memberikan semua hal yang kami butuhkan seperti motor untuk motocross, atau motor untuk tes di Misano. Juga ada gym dan segalanya. Dari sudut pandang saya, segalanya sempurna. Jadi saya bisa bekerja dengan konsentrasi tinggi,” tutup pembalap berusia 22 tahun itu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini