MONZA – Pembalap Scuderia Ferrari, Sebastian Vettel, menyebut kematian Anthoine Hubert di lintasan balap Formula 2 (F2) GP Belgia 2019 pekan lalu jadi pertanda bagi pemangku kepentingan balap mobil. Ia berharap tragedi itu memicu inisiatif dari Federasi Balap Mobil Internasional (FIA) untuk terus meningkatkan faktor keamanan di segala area.
Seperti diberitakan, Anthoine Hubert meninggal dunia dengan tragis saat mengaspal di Sirkuit Spa-Franchorchamps, Belgia. Juara dunia GP3 2018 itu wafat di usia yang masih sangat muda, yakni 22 tahun. Padahal, ia sedang merintis jalan untuk menjadi pembalap Formula One (F1) lewat akademi Renault Sport.

Baca juga: Profil Singkat Anthoine Hubert
Sebastian Vettel mengatakan, tragedi tersebut seharusnya menjadi pengingat untuk terus berinovasi pada sisi keselamatan. Pria berkebangsaan Jerman itu meminta FIA untuk tidak peduli dengan cibiran dari luar yang mengatakan balapan jadi semakin membosankan karena nyawa adalah taruhannya.