Ahsan/Hendra Sebut Gelar Juara Dunia 2019 Lebih Spesial ketimbang Sebelumnya

Bagas Abdiel, Jurnalis · Selasa 27 Agustus 2019 10:52 WIB
https: img.okezone.com content 2019 08 27 40 2097104 ahsan-hendra-sebut-gelar-juara-dunia-2019-lebih-spesial-ketimbang-sebelumnya-tfLoa6IiV7.jpg Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan (Foto: Laman resmi PBSI)

BASEL – Ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, telah memastikan diri menyabet gelar juara dunia yang ketiga kalinya. Tetapi, titel yang diraih pada tahun ini berbeda dari sebelumnya dan terasa begitu spesial bagi pasangan peringkat dua dunia tersebut.

Pasalnya, gelar juara dunia yang dimiliki Ahsan/Hendra pada kali ini diraih ketika usia mereka sudah tidak muda lagi. Saat ini mereka pun mendapat julukan The Daddies, karena telah menyandang status sebagai ayah dan usia veteran (Ahsan, 31 tahun dan Hendra, 35 tahun).

Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan (Foto: PBSI)

Ahsan/Hendra sendiri tak menyangkal status tersebut karena memang benar adanya. Bahkan dengan angka usia tersebut, Ahsan/Hendra memiliki motivasi tinggi yang tak kalah dengan para pemain muda lainnya.

Baca juga Meski Pertahankan Gelar Juara Dunia, Momota Akan Cari Jurus Baru

“Yang ini spesial karena kami tidak muda lagi. Kami memang disebut veteran dan ayah, tetapi itu tidak memengaruhi kami. Itu kebenaran, yang penting adalah kami berjiwa muda,” ungkap Hendra, mengutip dari laman resmi BWF, Selasa (27/8/2019).

Berbeda dengan dua gelar juara dunia lainnya, Ahsan/Hendra memenangi titel tersebut pada usia produktif. Gelar pertama keduanya diraih pada 2013 ketika berlangsung di Guangzhou, China dan titel kedua direbut pada 2015 di Jakarta, Indonesia.

Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan (Foto: PBSI)

Pada tahun ini pun, kegemilangan Ahsan/Hendra masih berlanjut. Bahkan pada laga final, juara All England 2019 itu sukses mengalahkan pemain muda asal Jepang yakni Takuro Hoki/Yugo Kobayashi yang masih berusia 24 tahun.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini