nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kelelahan Jadi Penyebab Antonsen Takluk dari Kento Momota di Final Kejuaraan Dunia

Djanti Virantika, Jurnalis · Senin 26 Agustus 2019 20:14 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 08 26 40 2096868 kelelahan-jadi-penyebab-antonsen-takluk-dari-kento-momota-di-final-kejuaraan-dunia-W8Ct0QXZ6B.jpg Anders Antonsen. (Foto: BWF)

BASEL – Tunggal putra asal Denmark, Anders Antonsen, harus puas hanya menyabet medali perak di ajang Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2019. Hal ini terjadi karena Antonsen gagal mengatasi perlawanan tunggal putra nomor satu asal Jepang, Kento Momota, di partai final. Antonsen takluk dengan skor yang cukup telak, yakni 9-21 dan 3-21.

Usai laga digelar, Antonsen membeberkan penyebab kekalahannya tersebut. Ia mengatakan kelelahan jadi faktor utama atas hasil minor tersebut. Akibat kondisi yang kurang prima, Antonsen tak bisa tampil optimal. Sementara lawan, diakui Antonsen bermain dengan begitu apik.

BACA JUGA: Usai Kejuaraan Dunia, Ini Posisi Ahsan/Hendra dan Fajar/Rian di Ranking BWF

"Jujur, saya superlelah. Ketika bangun di pagi hari, saya merasa bagaimana laga akan berakhir, saya memiliki ketakutan dalam pikiran saya bahwa itu bisa berakhir seperti ini. Saya mencoba yang terbaik, pada awalnya dia membuat beberapa kesalahan dan saya pikir saya punya kesempatan,” ujar Antonsen, sebagaimana dikutip dari BWF, Senin (26/8/2019).

Penampilan Anders Antonsen

“Tetapi, begitu dia mulai, dia bermain dengan kualitas yang baik. Saaya terlalu lelah untuk melakukan apa pun. Tidak menyenangkan kehilangan pertandingan seperti itu,” lanjutnya.

Meski begitu, Antonsen tetap bersyukur bisa mengakhiri perjalanannya di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2019 dengan medali perak. Hasil ini menurut Antonsen membuktikan bahwa dirinya telah berada di jalur yang tepat.

Kento Momota juara dunia 2019

“Ini berbeda dari Indonesia Masters. Saya merasa lebih baik saat itu. Permainan saya awalnya sama seperti di Indonesia. Tetapi, kondisi fisik saya lebih baik di sana. Hari ini saya terlalu lelah dan dia terlalu baik. Saya sudah membuktikan sedang menuju ke arah yang benar. Saya datang dengan tujuan untuk memenangkan medali dan saya melakukannya. Saya bangga dengan medali perak ini,” tukas Antonsen.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini