Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gugur di 16 Besar, Praveen/Melati Akui Tak Bisa Keluar dari Tekanan

Hendry Kurniawan , Jurnalis-Jum'at, 23 Agustus 2019 |07:17 WIB
Gugur di 16 Besar, Praveen/Melati Akui Tak Bisa Keluar dari Tekanan
Praveen Jordan/Melati Daeva (Foto: Laman resmi PBSI)
A
A
A

BASEL – Ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktaviani, mendera kekalahan kala menghadapi pasangan Belanda, Robin Tabeling/Selena Piek, di babak 16 besar Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2019. Praveen/Melati kalah dalam pertandingan tiga gim dengan skor 13-21, 23-21, 8-21.

Menanggapi kekalahan tersebut, Melati tidak memungkiri kalau ia bersama dengan Praveen tak bisa keluar dari tekanan yang diberikan oleh Tabeling/Piek. Terlebih lagi, pada gim ketiga mereka sempat tertinggal jauh 3-11 dari lawannya.

Baca juga: Melaju ke Perempatfinal, Greysia/Apriyani: Kami Berusaha Nikmati Pertandingan

Praveen/Melati sedang bertanding

Selain itu, Praveen pun menilai kalau Tabeling/Piek bermain disiplin dan sangat rapat. Hal itu menyulitkan Praveen/Melati untuk membongkar pertahanan pasangan Belanda tersebut. Tak ayal, Praveen/Melati pun kesusahan dalam mendulang poin.

“Keunggulannya mereka itu rapat. Kalau dibilang bahaya banget juga tidak. Tapi rapat dan ulet,” terang Praveen, seperti dilansir dari laman resmi PBSI, Jumat (23/8/2019).

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement