nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pelatih Minta Marcus/Kevin Kontrol Emosi jika Ingin Juara Dunia

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Rabu 14 Agustus 2019 08:17 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 08 14 40 2091619 pelatih-minta-marcus-kevin-kontrol-emosi-jika-ingin-juara-dunia-Dy94bMETep.jpg Marcus Fernaldi Gideon dan Kevin Sanjaya Sukamuljo (Foto: Laman resmi PBSI)

JAKARTA – Berstatus sebagai ganda putra berperingkat satu dunia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, memiliki ambisi untuk memenangkan Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2019. Untuk itu, Pelatih Ganda Putra PBSI, Herry Iman Pierngadi, menasihati anak didiknya tersebut untuk lebih bisa mengontrol emosi.

Herry IP pasalnya sadar betul ambisi dan semangat yang dimiliki oleh Marcus/Kevin. Karena, meski pasangan berjuluk The Minions itu telah menempati peringkat satu dunia sejak 2017, namun mereka belum pernah sekalipun menjadi juara dunia.

Baca juga: Daftar Lawan Tunggal Putra Indonesia di Babak Pertama Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2019

Marcus Fernaldi/Kevin Sanjaya sedang bertanding

Pada Kejuaraan Dunia 2017, Marcus/Kevin hanya mampu melaju hingga babak perempatfinal. Kala itu mereka ditumbangkan pasangan China, Chai Biao/Hong Wei. Begitu pun pada 2018, di mana The Minions kembali takluk di perempatfinal. Hanya saja, kali ini oleh Takeshi Kamura/Keigo Sonoda.

Kendati demikian, Herry IP tak ingin ambisi yang dimiliki Marcus/Kevin tersebut justru menjadi bumerang bagi mereka sendiri. Menurutnya, ketenangan adalah hal yang harus dipertahankan.

“Salah satunya harus kontrol emosi mereka. Emosi ingin juaranya. Karena ini kan merupakan kejuaraan penting yang belum mereka raih. Mereka kan kepengen banget bisa menang, jadi mereka harus bisa mengontrol diri masing-masing. Sehingga targetnya bisa tercapai,” jelas Herry Ip, melansir dari laman resmi PBSI, Rabu (14/8/2019).

Marcus Fernaldi/Kevin Sanjaya sedang bertanding

“Saat main juga jangan terlalu over confident, anggap saja seperti turnamen biasa. Karena ini kan capaian yang belum mereka raih. Takutnya mereka terlalu menggebu-gebu,” lanjut Herry IP.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini