"Perlombaan yang gila. Ini merupakan salah satu balapan paling sulit yang pernah kami jalani sebagai sebuah tim untuk waktu yang lama. Saya pikir saya bisa memegang kendali balapan, tetapi kami mengambil risiko besar sehingga tergelincir keluar dan balapan berantakan dari sana,” ujar Hamilton, sebagaimana dikutip dari laman resmi Mercedes AMG Petronas, Senin (29/7/2019).

“Saya melebar di tikungan ke-16 dan rasanya seperti es di luar sana, lalu saya menabrak dinding dan merusak sayap mobil, saya membuat kesalahan dan membayar harganya. Saya memimpin dan kemudian tercecer ke bawah. Itu sangat menyakitkan dan saya senang semuanya sudah berakhir,” tukasnya.
(Djanti Virantika)