Sempat Kesulitan, Marcus/Kevin Akui Kualitas Chia/Soh

Andika Pratama, Jurnalis · Sabtu 27 Juli 2019 04:13 WIB
https: img.okezone.com content 2019 07 27 40 2084239 sempat-kesulitan-marcus-kevin-akui-kualitas-chia-soh-J0nBABGSYT.jpg Marcus/Kevin (Foto: Okezone/Heru Haryono)

TOKYO – Ganda putra andalan Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, sudah memastikan satu tiket ke semifinal Jepang Open 2019. Marcus/Kevin menaklukkan wakil Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, pada perempatfinal dalam rubber gim yang berakhir dengan skor 21-14, 22-24 dan 21-15.

Pada pertandingan yang berlangsung 48 menit itu, Marcus/Kevin mengakui kehebatan dan ketangguhan dari Chia/Soh. Pasalnya, The Minions –julukan Marcus/Kevin– sempat dibuat kerepotan oleh permainan Chia/Soh terutama pada gim kedua.

Pertandingan berjalan mulus untuk Marcus/Kevin pada gim pertama karena mereka mampu unggul dengan skor cukup telak. Akan tetapi, masalah mulai menghampiri Marcus/Kevin pada gim kedua karena banyak melakukan kesalahan sendiri.

Marcus/Kevin (Foto: PBSI)

Marcus/Kevin sejatinya memulai gim kedua dengan cukup baik karena mampu unggul 8-2 atas sang lawan. Akan tetapi, Chia/Soh peralahan-lahan mampu menipiskan skor dan itu membuat Marcus/Kevin ingin segera mengakhiri gim kedua.

BACA JUGA: Rekor Pertemuan Jonatan Christie vs Jan Jorgensen

Keputusan itu justru menjadi bumerang untuk Marcus/Kevin karena mereka banyak melakukan kesalahan sendiri yang dimanfaatkan secara maksimal oleh Chia/Soh. Marcus/Kevin akhirnya harus merelakan gim kedua untuk ganda putra Malaysia tersebut. Akan tetapi, The Minions langsung memperbaiki kesalahan yang dilakukan mereka pada gim penentuan sehingga mampu menyegel kemenangan atas Chia/Soh.

Marcus/Kevin (Foto: Okezone/Heru Haryono)

“Di gim pertama kami bermain cukup baik dan pada gim kedua juga sudah unggul terus, tapi kami kemudian banyak melakukan kesalahan sendiri sehingga lawannya lebih nggak gampang dimatikan. Bukan cuma lawan mereka, tapi kami harus siap lawan siapa pun juga, sudah antisipasi bakal ramai. Sekarang kekuatan sudah merata, jadi antisipasinya ramai, " kata Kevin, seperti yang dikutip dari laman resmi PBSI, Sabtu (27/7/2019).

"Mereka (Chia/Soh) defense-nya bagus, nggak gampang mati. Di akhir gim kedua, kami buru-buru ingin menyelesaikan, tapi kami malah membuat kesalahan sendiri. Kami lebih mengontrol lawan di gim ketiga. Kami tidak mau cepat-cepat mematikan lagi, soalnya mereka nggak mudah dimatikan dalam satu, dua atau tiga pukulan. Kami harus lebih sabar,” tutup Marcus.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini