Anthony mengakui sulit untuk bisa mengalahkan Momota di laga perempatfinal tersebut. Menurutnya, Momota sangat pandai menghalau serangan-serangan yang bisa membuat diri sendiri mati. Selain itu, Anthony juga merasa kurang fokus sehingga banyak melakukan kesalahan-kesalahan. Hal itulah yang membuat harus kalah dari Momota di ajang Jepang Open 2019 tersebut.
“Memang beda kalau mau lawan dia (Momota), Momota tidak gampang mati. Waktu saya dapat bola yang enak buat menyerang pun tidak bisa langsung mematikan lawan. Saya juga selalu berpikir bahwa dia tidak bisa langsung dimatikan,” cerita Anthony, dikutip dari laman resmi PBSI, Jumat (26/7/2019).

“Saya sudah mempersiapkan strategi dari semalam, sudah ada gambaran karena sudah sering ketemu. Di gim pertama saya banyak kesalahan sendiri dengan out out tipis dan nyangkut di net. Saya bisa menyusul di game kedua dengan menerapkan main cepat tapi tetap sabar,” tambahnya.
“Momota sudah mengantisipasi permainan saya, lalu di game ketiga dia meredam permainan cepat saya dan balik lagi ke tempo mainnya dia yang lambat. Saat itu saya sudah coba kontrol, juga secara pikiran, anggap ini partai final dan coba maksimal, tapi saya balik lagi banyak mati-mati sendiri," tutupnya.
(Rivan Nasri Rachman)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.