nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Yamaha Fokus Tingkatkan Kecepatan

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Jum'at 12 Juli 2019 05:48 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 07 12 38 2077864 yamaha-fokus-tingkatkan-kecepatan-UEDKQ8bJTf.jpg Maverick Vinales dan Valentino Rossi (Foto: Laman resmi MotoGP)

LESMO – Dalam beberapa tahun belakangan, gelaran MotoGP telah didominasi oleh Repsol Honda. Pembalap mereka, Marc Marquez, bahkan telah menjadi juara dunia dalam tiga musim beruntun. Di sisi lain, para pesaing mereka, belum menemukan pijakan untuk bisa tampil gemilang, seperti contohnya Tim Yamaha.

Kendati demikian, hal tersebut tak lantas membuat Yamaha menyerah. Meski dalam dua musim terakhir mereka selalu gagal menampilkan performa kompetitif, namun bisa dibilang seiring berjalannya waktu Yamaha mulai menemukan kembali tajinya.

Baca juga: Meregalli Yakin Rossi dan Vinales Bakal Makin Kuat Usai Jeda Paruh Musim

Valentino Rossi melaju di lintasan balap

Hal itu bisa dilihat dalam dua seri balapan terakhir dalam gelaran MotoGP 2019 kala pembalap Yamaha, Maverick Vinales, selalu menginjakkan kakinya di podium. Kondisi tersebut pun disambut gembira oleh Manajer Tim Yamaha, Massimo Meregalli.

Meregalli mengungkapkan kalau saat ini Yamaha telah berada di jalur yang tepat dalam mengembangkan sepeda motornya. Adapun yang menjadi fokus Yamaha kali ini adalah meningkatkan kecepatan agar bisa tampil kompetitif dan menyaingi pabrikan lainnya.

“Kami berada di jalan yang benar dan mengambil arah yang baik. Kami sekarang fokus pada peningkatan akselerasi untuk mengurangi kesenjangan dengan kecepatan tinggi. Kami masih memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan, tetapi itu tidak membuat kami takut,” jelas Meregalli, melansir dari Speedweek, Jumat (12/7/2019).

Maverick Vinales melaju di lintasan balap

“Kami bekerja keras lagi tahun lalu, meskipun itu baru terjadi dalam lima balapan terakhir. Kami selalu bekerja sangat keras. Dan tahun ini Anda sudah dapat melihat bahwa sesuatu telah berubah dalam pengembangan kami di Jepang," tukas Meregalli.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini