MONACO – Bukan sebuah rahasia lagi jika motor Honda RC213V sangat sulit dikendarai. Setidaknya dua pembalap bermotor Honda, yakni Cal Crutchlow dan Jorge Lorenzo, sudah menyampaikan keluhan tersebut secara terbuka. Motor tersebut dianggap dibangun untuk menyesuaikan karakter Marc Marquez.
Hasil di lapangan berbicara banyak. Marc Marquez kini memimpin klasemen sementara pembalap MotoGP dengan nilai 140. The Baby Alien menjadi satu-satunya pembalap bermotor Honda dengan prestasi ciamik. Sementara tiga orang lainnya, yakni Cal Crutchlow, Jorge Lorenzo, dan Takaaki Nakagami, sedikit kesulitan.

(Baca juga: Crutchlow Sebut Alberto Puig Bos yang Baik)
Crutchlow dan Lorenzo sepakat kalau motor RC213V edisi 2019 sangat bermasalah pada bagian depan serta kecepatan saat memasuki tikungan. Namun, Cal Crutchlow sedikit pesimis masalah tersebut akan segera diatasi Honda dalam waktu dekat.
“Motor memang sulit dikendarai, seperti biasanya. Yang perlu Anda lakukan adalah cukup melihat tayangan televisi. Akan tetapi, mereka (Honda) tidak akan memperbaikinya dalam waktu dekat walau sudah tahu,” tutur Cal Crutchlow, melansir dari Crash, Rabu (26/6/2019).
“Masalahnya melibatkan banyak hal. Yang pertama yang bisa kami tingkatkan adalah cara berbelok. Kami tentu saja selalu berusaha meningkatkan bagian depan motor, tetapi saat ini hal tersebut bukan prioritas dalam tes,” imbuh pembalap berusia 33 tahun tersebut.

Manajer Honda MotoGP, Alberto Puig, sudah menyatakan tidak akan mengubah motor dalam waktu dekat. Sebab, faktanya Marc Marquez masih bisa mendapat hasil terbaik dalam setiap balapan. Untuk itu, ia menyarankan agar Cal Crutchlow dan Jorge Lorenzo fokus pada tugas membalap saja.
(Fetra Hariandja)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.