“Meskipun saya sudah berkali-kali melakukannya, saya tidak pernah merasa cukup dengan hal-hal yang sangat saya sukai (balapan). Jika saya memikirkan kejuaraan dunia mendatang yang akan dimulai, maka saya merasakan kegembiraan yang lebih besar dari itu," terang Rossi, mengutip dari Speedweek, Selasa (25/6/2019).

"Itu tergantung pada apa yang Anda sukai, dari ide-ide yang ada dalam pikiran Anda. Saya bukan seorang yang senang bernostalgia. Saya tidak pernah mencoba untuk berpikir bahwa waktu berlalu dan saya semakin buruk. Sebaliknya: Saya mencoba mencari jalan untuk memperbaiki diri. Selalu lebih sulit,“ lanjut Rossi.
(Fetra Hariandja)