“Memang seperti itu gayanya Lorenzo. Dia selalu agresif di sesi pemanasan, (Maverick) Vinales juga seperti itu. Mereka sengaja mencari ritme yang tepat untuk start balapan,” tutur Cal Crutchlow, melansir dari Autosport, Jumat (21/6/2019).
“Lorenzo hampir selalu memulai balapan dari belakang, jadi ketika putaran pemanasan, dia selalu melaju ke depan. Sudut menikungnya juga lebih rebah di sesi pemanasan daripada balapan. Memang begitu caranya. Menurut saya, dia memang punya bakat alami, dan itu caranya membalap,” imbuh pria berpaspor Inggris tersebut.

Walau memicu terjadinya insiden tabrakan, Jorge Lorenzo tidak dijatuhi penalti apapun. Race Direction MotoGP menganggap insiden yang melibatkan Lorenzo, Andrea Dovizioso, Maverick Vinales, dan Valentino Rossi tersebut adalah insiden balapan biasa.
(Ramdani Bur)