LESMO - Direktur Tim Yamaha MotoGP, Lin Jarvis, menyebut insiden tabrakan di MotoGP Catalunya 2019 murni kesalahan Jorge Lorenzo. Por Fuera disebutnya melakukan kesalahan layaknya pembalap debutan (rookie) pada tikungan 10 Sirkuit Catalunya sehingga menyebabkan tiga pembalap gagal finis.
Kecelakaan beruntun itu berawal dari jatuhnya Jorge Lorenzo di tikungan 10 saat hendak menyalip Maverick Vinales. Motor RC213V bernomor 99 itu lantas menyenggol Andrea Dovizioso hingga terjatuh. Kuda besi milik Dovi meluncur dan menabrak Maverick Vinales, sementara Valentino Rossi terhalang motor Lorenzo sampai akhirnya jatuh.

Dua dari tiga pembalap yang disenggol Lorenzo adalah andalan Yamaha, yakni Maverick Vinales dan Valentino Rossi. Tidak heran kalau petinggi Yamaha, termasuk Lin Jarvis marah besar. Ia, yang mengenal Lorenzo saat membela Yamaha, menyebut kesalahan tersebut hanya dilakukan oleh pembalap rookie.
(Baca juga: Soal Insiden di Catalunya, Marquez: Lorenzo Termakan Egonya!)
“Itu adalah kesalahan yang biasa dilakukan oleh pembalap rookie yang bodoh hingga membuat rider lainnya terjatuh. Dia tidak seharusnya terbebas dari hukuman,” tutur Lin Jarvis, mengutip dari Marca, Jumat (21/6/2019).