Marquez sendiri mengaku pernah berada di situasi yang sama seperti Lorenzo saat ini. Hal itu terjadi di awal-awal kariernya menjadi pembalap. Tetapi, ia berhasil mengatasinya dengan baik sehingga kini telah mengubah pandangannya ke arah yang lebih baik. Alhasil, torehan manis pun bisa terus diraihnya.

"Saya pikir keinginan Jorge (Lorenzo) tidak berubah. Kesalahan pada Minggu juga disebabkan oleh keinginannya untuk tetap berada di depan. Dia tidak kekurangan motivasi, ego membuatnya mengalami situasi ini. Dirinya adalah kekuatannya,” ujar Marquez, sebagaimana dikutip dari Tutto Motori Web, Kamis (20/6/2019).
“Ketika saya masih muda, saya termotivasi oleh mitra yang kuat, tetapi sekarang motivasi saya adalah untuk memenangkan kejuaraan dunia. Memiliki seseorang yang kuat di sebelah Anda itu membantu Anda, Anda dapat membandingkan data dan di trek dia akan menjadi lawan pertama Anda,” tukasnya.
(Rivan Nasri Rachman)