nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tardozzi: Dovizioso dan Lorenzo Saling Menghormati saat di Ducati

Djanti Virantika, Jurnalis · Selasa 11 Juni 2019 14:35 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 06 11 38 2065300 tardozzi-dovizioso-dan-lorenzo-saling-menghormati-saat-di-ducati-BEF0ahqnaN.jpg Jorge Lorenzo dan Andrea Dovizioso. (Foto: Laman resmi MotoGP)

BOLOGNA – Direktur Olahraga Mission Winnow Ducati, Davide Tardozzi, buka suara soal hubungan Andrea Dovizioso dengan Jorge Lorenzo saat masih sama-sama memperkuat tim asal Italia tersebut. Meski kerap kali terlihat bentrok, Tardozzi memastikan Dovizioso dan Lorenzo memiliki hubungan yang harmonis. Keduanya saling menghormati satu sama lain.

Dovizioso dan Lorenzo memang kerap kali diterpa rumor kurang sedap saat sama-sama bernaung di tim utama Ducati pada musim 2017-2018. Hubungan mereka sebagai rekan setim disebut kurang harmonis karena persaingan yang begitu ketat.

BACA JUGA: Punya Hubungan Baik dengan Dovizioso, Jadi Pertimbangan Ducati Pertahankan Petrucci

Tetapi, Tardozzi menegaskan situasi yang berembus kencang selama ini tak sepenuhnya benar. Persaingan memang terdapat di antara kedua pembalap tersebut karena mereka ingin memberikan yang terbaik kepada Ducati. Kondisi ini tentu saja membuat situasi di tim beberapa kali tampak kurang harmonis.

Andrea Dovizioso

Namun, Tardozzi membantah Lorenzo dan Dovizioso bertengkar hebat karena persaingan tersebut. Hubungan keduanya dipastikan tetap baik-baik saja dan berjalan harmonis meski terlibat duel ketat tersebut.

Tardozzi pun mengatakan Ducati sendiri menyambut positif kondisi tersebut karena memberi pengaruh baik terhadap persaingan di atas sirkuit. Dengan persaingan yang sehat ini, Dovizioso dan Lorenzo pun selalu berlomba-lomba untuk memberikan yang terbaik kepada Ducati selama dua musim lalu.

Jorge Lorenzo

“Ada persaingan sehat yang tidak pernah mengarah pada persaingan sehat. Bagi kami itu menguntungkan untuk memiliki rangsangan antara dua pembalap yang saling menghormati, tetapi yang jelas mereka mencoba untuk menang satu sama lain. Kenyataannya pun berkata benar. Hasilnya terlihat di kompetisi, tetapi menurut saya kondisinya sedikit diperbesar untuk bahan jurnalistik,” ujar Tardozzi, sebagaimana dikutip dari Tutto Motori Web, Selasa (11/6/2019).

“Jadi, pada akhirnya jika saya harus meringkas, saya dapat mengatakan bahwa ada rasa hormat yang kuat antara mereka berdua dan setiap orang mengenali kemampuan satu sama lain. Itu adalah stimulus dan semua yang ditulis, tidak dikatakan semuanya benar. Anda belum pernah melihat pembalap bertengkar atau secara terbuka mengatakan kata-kata kasar,” tukasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini