Tardozzi pun mengatakan Ducati sendiri menyambut positif kondisi tersebut karena memberi pengaruh baik terhadap persaingan di atas sirkuit. Dengan persaingan yang sehat ini, Dovizioso dan Lorenzo pun selalu berlomba-lomba untuk memberikan yang terbaik kepada Ducati selama dua musim lalu.

“Ada persaingan sehat yang tidak pernah mengarah pada persaingan sehat. Bagi kami itu menguntungkan untuk memiliki rangsangan antara dua pembalap yang saling menghormati, tetapi yang jelas mereka mencoba untuk menang satu sama lain. Kenyataannya pun berkata benar. Hasilnya terlihat di kompetisi, tetapi menurut saya kondisinya sedikit diperbesar untuk bahan jurnalistik,” ujar Tardozzi, sebagaimana dikutip dari Tutto Motori Web, Selasa (11/6/2019).
“Jadi, pada akhirnya jika saya harus meringkas, saya dapat mengatakan bahwa ada rasa hormat yang kuat antara mereka berdua dan setiap orang mengenali kemampuan satu sama lain. Itu adalah stimulus dan semua yang ditulis, tidak dikatakan semuanya benar. Anda belum pernah melihat pembalap bertengkar atau secara terbuka mengatakan kata-kata kasar,” tukasnya.
(Ramdani Bur)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.