Razali Senang Pedrosa Tak Jadi Pembalap Petronas Yamaha di MotoGP 2019

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Kamis 06 Juni 2019 02:06 WIB
https: img.okezone.com content 2019 06 05 38 2063981 razali-senang-pedrosa-tak-jadi-pembalap-petronas-yamaha-di-motogp-2019-wyx8se9rmq.jpg Pembalap Tim Repsol Honda, Dani Pedrosa. (Foto: MotoGP)

MATTIGHOFEN – Kepala Tim Petronas Yamaha SRT, Razlan Razali, mengaku sangat puas dengan keputusan timnya yang memilih Fabio Quartararo sebagai pembalap mereka di musim MotoGP 2019 ini. Meskipun Quartararo terbilang pembalap rookie, namun Razali merasa rider asal Prancis itu bisa bersaing ketat dengan para pembalap top MotoGP lainnya.

Selain karena senang dengan performa Quartararo yang sudah terlihat semakin baik dari enam seri balapan yang telah berlangsung, Razali juga gembira karena keputusan Petronas untuk tak terus mengejar Dani Pedrosa dan memilih pembalap berusia 21 tahun itu sangat tepat. Pasalnya, bila mereka merekrut Pedrosa, maka sampai saat ini mungkin Petronas hanya bisa mengandalkan Franco Morbidelli saja di enam seri balapan itu.

Baca Juga: Jalani Operasi Lengan, Quartararo: Itu Tidak Direncanakan

Fabio Quartararo

Bagaimana tidak, hingga sampai saat ini saja Pedrosa dikabarkan masih mengalami cedera pada tulang selangka dan sedang dalam proses pemulihan. Akibat cedera tersebut, Pedrosa yang akhirnya mengambil pekerjaan sebagai pembalap tes KTM pun belum pernah merasakan sensasi motor RC16 di lintasan balap.

Kabar cederanya Pedrosa itu membuat Razali sedikit senang karena telah memilih Quartararo untuk menjadi pembalap Petronas di MotoGP 2019. Ia tak bisa membayangkan bila pada akhirnya memilih Pedrosa dan kehilangan lima atau enam balapan karena cedera selangka yang diderita rider asal Spanyol tersebut.

“Dani (Pedrosa) belum bisa melakukan tes dengan KTM (Pedrosa baru akan melakukan tes di pekan ini di Sirkuit Brno). Bayangkan bila kami akhirnya melakukan tanda tangan kerja sama dengannya. Dia yang tak melakukan apa-apa bisa mematahkan tulang selangkanya, dan bila hal itu terjadi ketika kami merekrutnya, maka kami bisa tanpa pembalap di lima atau enam seri balapan,” cerita Razali, dikutip dari Marca, Kamis (6/6/2019).

Dani Pedrosa

“Apabila kami menandatangani Pedrosa, maka kami akan memiliki banyak masalah. Ini merupakan sebuah keberuntungan, kami sangat beruntung karena telah memilih Quartararo dan Morbidelli,” tukasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini