nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

F1 Adakan Mengheningkan Cipta bagi Niki Lauda Jelang GP Monaco 2019

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Minggu 26 Mei 2019 00:09 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 05 25 37 2060383 f1-adakan-mengheningkan-cipta-bagi-niki-lauda-jelang-gp-monaco-2019-hGngxFGN20.jpg Legenda F1 Niki Lauda meninggal dunia pada Senin 22 Mei 2019 (Foto: Mercedes AMG Petronas/Twitter)

MONACO – Pengelola Formula One (F1) mengumumkan akan melakukan penghormatan khusus untuk mendiang Niki Lauda yang meninggal Senin 22 Mei malam WIB jelang start balapan GP Monaco, Minggu (26/5/2019). Sebanyak 20 pembalap akan mengheningkan cipta sebelum dimulainya lomba.

Seperti diketahui, Niki Lauda meninggal karena menderita komplikasi penyakit di usia 70 tahun. Legenda F1 itu sangat dihormati oleh segenap penikmat serta pelaku ajang balap jet darat tersebut. Sepuluh tim yang berlaga punya cara tersendiri untuk memberi penghormatan.

Stakeholders F1 lantas memutuskan untuk menggelar prosesi mengheningkan cipta menjelang balapan GP Monaco 2019 guna mengenang Niki Lauda. Para pembalap beserta orang-orang yang pernah mewarnai kehidupan pria berpaspor Austria itu bakal berkumpul sambil mengenakan topi berwarna merah, ciri khas mendiang.

Niki Lauda

(Baca juga: Legenda F1, Niki Lauda Tutup Usia)

“Formula 1, FIA (Federasi Balap Mobil Internasional), dan Automobile Club Monaco, serta 10 tim mengundang semua penonton yang hadir untuk menghormati pemenang Grand Prix pada 1975 dan 1976 dengan caranya sendiri,” bunyi pernyataan resmi F1, mengutip dari Crash, Minggu (26/5/2019).

“Mereka bisa memakai topi berwarna merah, menunjukkan tulisan di spanduk, atau cukup memberi tepuk tangan tanda penghormatan. Kami beserta para pembalap akan mengheningkan cipta untuk mengenang mendiang Niki Lauda,” tutup pernyataan resmi tersebut.

Halo bercat merah dari Mercedes AMG Petronas untuk mendiang Niki Lauda (Foto: Mercedes AMG Petronas/Twitter)

Juara dunia F1 tiga kali tersebut diduga meninggal akibat masalah pada paru-parunya. Niki Lauda memang menderita masalah paru-paru sejak mengalami kecelakaan di F1 GP Jerman 1976 di Sirkuit Nurburgring yang membuatnya menderita luka bakar permanen serta gangguan pernapasan.

(ADP)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini