Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Huang Yaqiong Banyak Belajar dari Kegagalan di Piala Sudirman 2017

Hendry Kurniawan , Jurnalis-Selasa, 21 Mei 2019 |00:09 WIB
Huang Yaqiong Banyak Belajar dari Kegagalan di Piala Sudirman 2017
Zheng Siwei/Huang Yaqiong (Foto: BWF)
A
A
A

NANNING – Saat ini pasangan ganda campuran China, Zheng Siwei/Huang Yaqiong, tengah menempati peringkat satu dunia. Kendati demikian, hal itu tak lantas membuat Yaqiong merasa jemawa dalam mengarungi gelaran Piala Sudirman 2019. Pasalnya, dua tahun silam Yaqiong pernah merasakan luka mendalam di partai final.

Pada gelaran Piala Sudirman 2017, China berhadapan dengan Korea Selatan (Korsel) di partai puncak. Kala itu, pertandingan berlangsung sengit, yang mana kedudukan sama kuat 2-2, sehingga harus memainkan nomor terakhir, ganda campuran. China yang saat itu diwakili oleh Yaqiong dan Lu Kai sebenarnya difavoritkan menjadi pemenang.

(Baca juga: Pelatih Evaluasi Penampilan Praveen/Melati saat Hadapi Inggris di Piala Sudirman 2019)

Huang Yaqiong/Lu Kai

Sebelum gelaran Piala Sudirman 2017 berlangsung, Lu Kai dan Yaqiong telah menjuarai sejumlah turnamen bergengsi, seperti All England. Maka dari itu, mereka difavoritkan menjadi pemenang. Akan tetapi, yang terjadi di laga final Piala Sudirman 2017 malah mereka tumbang dari pasangan Korsel, Choi Sol-gyu/Chae Yoo-jung, dengan skor 17-21 dan 13-21.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita Sport lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement