Pelatih Evaluasi Penampilan Praveen/Melati saat Hadapi Inggris di Piala Sudirman 2019

Admiraldy Eka Saputra, Jurnalis · Senin 20 Mei 2019 09:03 WIB
https: img.okezone.com content 2019 05 20 40 2057759

NANNING – Nomor ganda campuran tidak berhasil diamankan Indonesia saat menghadapi Inggris di babak penyisihan Grup B Piala Sudirman 2019. Praveen Jordan/Melati Oktavianti yang dipercaya tampil pada partai terakhir kalah dari Chris Adcock/Gabrielle Adcock dengan skor 17-21 dan 18-21.

Kepala Pelatih Ganda Campuran PBSI, Richard Mainaky, memberi komentar seputar penampilan Praveen/Melati di laga tersebut. Richard mengatakan, jika melihat dari rekor pertemuan, kedua pasangan memang memiliki kekuatan seimbang 2-2.

Duo Adcock menang dalam dua pertemuan pertama di Malaysia Open 2018 dan Thailand Open 2018. Sementara di Japan Open 2018 dan Fuzhou China Open 2018, Praveen/Melati berhasil mengatasi wakil Inggris tersebut.

Praveen/Melati

“Kalau lihat rekor pertemuan kan imbang, memang dari awal tidak bisa diperkirakan siapa yang menang. Di game pertama Praveen/Melati unggul tapi mereka tidak bisa mengatasi masalah non-teknis yang datang dari lawan," jelas Richard, melansir dari laman resmi PBSI, Senin (19/5/2019).

Baca juga: Pelatih Evaluasi Penampilan Praveen/Melati saat Hadapi Inggris di Piala Sudirman 2019

Di sisi lain, Richard juga menyoroti tentang strategi kurang sportif yang ditunjukkan pasangan Inggris pada pertandingan tersebut. Ia pun menyarankan kepada pemainnya itu untuk tidak sungkan mengajukan protes kepada wasit jika mendapat perlakuan seperti itu dilapangan.

Praveen/Melati

"Saya merasa pasangan Inggris bermain dengan taktik dan strategi yang kurang sportif dan merugikan kami. Mungkin Praveen/Melati yang terlalu polos atau bagaimana, mereka tidak pernah protes kepada wasit. Praveen mau servis di-break terus, banyak cara-cara yang tidak fair, seharusnya ini menjadi perhatian wasit juga," beber Richard.

“Kekalahan ini memang tidak bisa jadi alasan, tapi tetap saja saya bilang bahwa pasangan Inggris pakai strategi yang tidak fair dan saya dengar ini terjadi juga dengan pemain lain di tim kami. Susy juga tadi sudah sampaikan bahwa Praveen/Melati jangan terlalu polos, kalau merasa lawan tidak sportif ya harus protes ke wasit," tandasnya.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini