“Dua seri berikutnya akan menjadi tantangan besar buat kami. Performa kami di Monaco dalam dua musim terakhir cukup buruk. Seri berikut sangat menantang sekaligus mengasyikkan buat kami,” kata Toto Wolff, mengutip dari Crash, Minggu (19/5/2019).
“Semua orang bekerja keras untuk mengeluarkan potensi terbaik mobil di Monaco. Kami harus tetap rendah hati dan menjejakkan kaki di tanah meski penampilan tim luar biasa dalam lima seri terakhir,” imbuh pria berkebangsaan Austria tersebut.

Kemenangan terakhir Mercedes AMG Petronas di sirkuit jalan raya tersebut diperoleh lewat Lewis Hamilton pada F1 2016. Musim lalu, Daniel Ricciardo bersama Red Bull Racing berhasil finis tercepat meski mobilnya sempat mengalami masalah pada 10 putaran terakhir.
(Fetra Hariandja)