“Dia (Zarco) benar jika terus mengendarai motor seperti sebelumnya. (Akan tetapi) ini motor yang berbeda. Kami berdua harus melangkah maju sekarang. Entah bagaimana ia harus menggunakan keunggulan motor itu, karena motor itu juga memiliki beberapa keunggulan, jika tidak, tidak mungkin Pol bisa melakukan sesuatu,” ujar Beirer, seperti yang dikutip dari Crash, Jumat (17/5/2019).

Kendati menyebut RC16 punya kelebihan, Beirer pun sadar jika kuda besi KTM itu juga memiliki kelemahan. Kelemahan itu yang harus dihilangkan sedikit demi sedikit oleh KTM dan Zarco agar kecepatan terbaik bisa didapatkan. Selain itu, Beirer pun meminta Zarco untuk mengubah sedikit gaya membalapnya agar sesuai dengan RC16.
“Jadi dia harus benar-benar menggunakannya. Motor memiliki beberapa kelemahan dan kami harus menghilangkannya. Jika Anda membawanya ke hal yang logis, kami tahu pekerjaan itu. Kami perlu saling membantu sekarang. Dia tidak bisa berpegang pada gaya membalap murni yang ingin dia gunakan,” pungkasnya.
(Andika Pratama)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.