nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Manajer Tim Tech3 Sedih Syahrin Belum Unjuk Gigi di MotoGP 2019

Andika Pratama, Jurnalis · Kamis 25 April 2019 08:18 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 04 25 38 2047754 manajer-tim-tech3-sedih-syahrin-belum-unjuk-gigi-di-motogp-2019-tYSEKu8aCi.jpg Hafizh Syahrin (Foto: Laman resmi MotoGP)

MUNDERFING – Manajer Tim Red Bull KTM Tech3, Herve Poncharal, sedih dengan hasil buruk Hafizh Syahrin di tiga balapan pertama MotoGP 2019. Bahkan, Syahrin hanya mampu finis di posisi paling buncit pada balapan terakhir di MotoGP Amerika Serikat 2019. Poncharal menilai Syahrin seharusnya bisa mendapatkan hasil yang lebih baik karena memiliki potensi untuk melakukannya.

Syahrin yang pada musim ini baru pertama kali mengendarai motor KTM, RC16, masih sulit untuk menunjukkan performa terbaiknya. Penampilan Syahrin berbanding terbalik dengan performanya saat mentas menggunakan motor Yamaha, YZR-M1, pada musim lalu.

Hafizh Syahrin (Foto: Laman resmi MotoGP)

Pada waktu yang sama pada musim lalu, Syahrin sudah mengumpulkan sembilan poin. Syahrin juga hanya kalah tipis dari Franco Morbidelli (Petronas Yamaha SRT) dalam perebutan gelar rookie of the year pada musim lalu.

BACA JUGA: Syahrin Antusias Hadapi MotoGP Amerika Serikat 2019

Sementara itu, saat ini Syahrin belum mengumpulkan satu poin pun dari tiga balapan yang telah dilakoninya. Penampilan Syahrin lebih buruk dari rekan setimnya, Miguel Oliveira, yang telah mengumpulkan tujuh poin hingga saat ini.

Hafizh Syahrin (Foto: Laman resmi MotoGP)

“Hafizh (Syahrin) adalah kekecewaan besar, karena kami tahu potensinya. Kadang-kadang dia (Syahrin) berjalan dua detik lebih cepat dari putaran sebelumnya atau latihan sebelumnya, jadi dia sangat naik turun dan kami tidak mengerti bagaimana Anda dapat memiliki perbedaan waktu yang besar pada tiap putaran,” ungkap Poncharal, seperti yang dikutip dari Crash, Kamis (25/4/2019).

“Kami cukup yakin dia bisa memiliki balapan yang kuat tetapi meskipun start jauh lebih baik daripada Miguel (Oliveira), dia nyatanya pudar dari putaran ke putaran. Saya benci menjadi yang terakhir, tapi dia yang terakhir dan ini bukan posisi yang baik,” pungkasnya.

(ADP)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini