SANTIAGO DEL ESTERO – Pembalap Tim Red Bull KTM, Johann Zarco, mengakui ketangguhan rekan setimnya Pol Espargaro di MotoGP Argentina 2019. Namun, ia mengaku tak ingin meniru apa yang dilakukan Espargaro untuk membantunya tampil gemilang di MotoGP musim ini bersama RC-16.
Pada balapan tersebut, pembalap berusia 28 tahun itu kalah dari rekannya Espargaro yang finis lebih baik. Zarco hanya mampu finis di posisi ke-15, sementara Espargaro mampu menembus posisi 10 besar.

“Saya bisa mempelajari dan menganalisis datanya (Espargaro), pasti itu sangat berbeda. Saya cukup metodis untuk memahami apa yang dilakukan di motor. Tapi saya tidak ingin menyalinnya karena bagi saya itu bukan kunci untuk kemudian membuat langkah besar untuk masa depan,” ungkap Zarco, mengutip dari Crash, Kamis (4/4/2019).
Baca juga Instagram MotoGP Ungkap Layout Sirkuit Mandalika
Zarco pun menyadari performanya di MotoGP Argentina 2019 belum terlalu baik. Pembalap berpaspor Prancis itu merasa apa yang sudah ia pelajari sebelumnya tak mampu direalisasikan dengan baik pada saat balapan. Karena itu, pada MotoGP Argentina 2019 ia hanya mampu meraih satu poin setelah finis di posisi 15.

“Semua gerakan yang saya pelajari sebelumnya tidak berhasil. Jadi bukan hanya satu hal yang dikerjakan. Tetapi perasaan global. Saya tidak dapat menangkapnya saat ini dan saya harus menerimanya,” tambahnya.
“Tetapi ini adalah pengalaman. Saya ingin mengambilnya dengan cara yang paling positif dan menjaga motivasi serta kesenangan yang sangat tinggi untuk bekerja. Semua hal yang saya jalani sekarang benar-benar akan membuat saya lebih kuat di masa depan. Saya hanya melihatnya seperti itu,” pungkasnya.
(Bagas Abdiel)
Sports Okezone menyajikan informasi terbaru seputar dunia olahraga dengan akurat, cepat, dan terpercaya. Terus ikuti perkembangan menarik dari berbagai cabang olahraga.