MATTIGHOFEN – Pembalap Petronas Yamaha SRT, Franco Morbidelli, bersyukur kondisinya dan Maverick Vinales baik-baik saja usai terlibat tabrakan di MotoGP Argentina 2019. Akibat kecelakaan itu maka Morbidelli dan Vinales gagal mencapai garis finis di Sirkuit Termas de Rio Hondo.
Patut disayangkan kejadian yang menimpa Morbidelli dan Vinaels di MotoGP Argentina 2019. Pasalnya, penampilan keduanya cukup baik sepanjang balapan berlangsung.

Tabrakan itu terasa lebih menyakitkan karena terjadi pada lap terakhir tepatnya di tikungan ketujuh. Morbidelli memang terlibat pertarungan sengit dengan Vinales untuk memperebutkan posisi ketujuh. Selain Vinales, Morbidelli pun harus bersaing dengan Danilo Petrucci yang saat itu juga terlibat dalam pertarungan itu karena menempati posisi keenam.
BACA JUGA: Meski Berakhir Pahit, Morbidelli Nikmati Balapan MotoGP Argentina 2019
Kejadian bermula dari aksi Vinales menyalip Petrucci di tikungan ketujuh. Akan tetapi, Aksi Vinales dibalas Petrucci dengan merebut posisinya lagi. Sementara itu, Morbidelli yang berada di belakang Vinales tiba-tiba datang dengan kecepatan tinggi. Dalam waktu yang bersamaan, Vinales melambatkan motornya sehingga tabrakan pun tak bisa dihindari.

Kedua pembalap itu pun harus terjatuh dengan cukup keras. Kendati demikian, tak ada perselisihan yang terjadi antara Morbidelli dan Vinales usai tabrakan itu. Vinales bahkan menghampiri Morbidelli yang belum bisa bangun setelah tabrakan untuk menanyakan kondisinya.
“Saya terlalu cepat. Saya berusaha untuk mencapai setidaknya posisi keenam. Saya tidak ingin menyalip siapa pun di sana (tikungan ketujuh). Saya baru saja tiba di tikunganketujuh dengan slipstream ganda. Saya mencoba untuk berhenti tetapi saya tiba dengan kecepatan dua kali lipat dan Maverick (Vinales), yang berhasil melewati Petrucci (kemudian disalip lagi) dan berusaha memotong garis untuk menyusulnya (Petrucci) kembali,” ujar Morbidelli, seperti yang dikutip dari Crash, Selasa (2/4/2019).
“Saya agak terlalu cepat. Dia (Vinales) melambat untuk mencoba memotong garis. Dua hal ini sama-sama tidak berjalan dengan baik. Tapi itu adalah keberuntungan besar bahwa kami berdua baik-baik saja. Saya agak kesakitan. Tetapi dia datang dan bertanya apakah saya baik-baik saja,” pungkasnya.
(Andika Pratama)